16 Tokoh Jabar Raih Penghargaan Satyalancana dan Bakti Koperasi UKM

Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72 digelar di Purwokerto, Jawa Tengah, dengan tema ‘Reformasi Total Koperasi di Era Industri 4.0’, Jumat (12/7/2019).

16 Tokoh Jabar Raih Penghargaan Satyalancana dan Bakti Koperasi UKM
Ilustrasi (Net)

INILAH, Bandung - Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72 digelar di Purwokerto, Jawa Tengah, dengan tema ‘Reformasi Total Koperasi di Era Industri 4.0’, Jumat (12/7/2019).

Sejumlah kegiatan memeriahkan gelaran tersebut, di antaranya Harkopnas Expo 2019 (11-14 Juli 2019), Jambore Koperasi, sarasehan koperasi, dan seminar.

Selain itu, penyerahan penghargaan tanda jasa Bakti Koperasi dan UKM yang dilaksanakan pada Kamis (11/7/2019) oleh Menteri KUKM RI dan penyerahan penghargaan Tanda Jasa Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya dan penyerahan penghargaan Koperasi Berprestasi 2019 pada Jumat (12/7/2019).

Ada empat tokoh Jawa Barat yang mendapat penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana, di antaranya Satyalancana Pembangunan yakni Bima Arya Sugiarto (Wali Kota Bogor), Satyalancana Wira Karya yakni Didi Turmudzi (Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan), Iwan Setiawan (Ketua Pengawas KSP Sejahtera Bersama Kota Bogor), Andri Setiawan Hamami (Ketua Dekopinda Kota Sukabumi).

Penyerahan penghargaan tanda jasa Bakti Koperasi dan UKM  diserahkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, AAGN Puspayoga di Java Haritage Hotel, Purwokerto. Sebanyak 12 tokoh koperasi Jawa Barat mendapat Bakti Koperasi dan UKM 2019.

Di antaranya, Ajay Muhammad Priatna (Wali Kota Cimahi), Priana Wirasaputra (Kadis KUMKM Kota Bandung), Imas Nurjamilah (Kabid Kelembagaan Dinas KUKM Kabupaten Garut), Sjamsuri Sulaeman Adiwidjaya (Penasihat Kopma UPI Kota Bandung), Tintin Rustiani (Ketua Forum PPKL Selindo);

Tumbur Naibaho (Ketua KSP Makmur Mandiri Kota Bekasi), Sri Subekti (Ketua KSP Ikhtiar Sejahtera Kabupaten Bandung), Enceng Supriatna (Bendahara KPGS Kabupaten Garut), Khaerul Sobar (Ketua  Koperasi Paguyuban Pasundan);

Kemudian, Purwadi (Bendahara Kopeg Kopertis IV Jabar & Banten), Yatti Surtiyati Arif (Ketua Kopwan Sejahtera Kota Bekasi), Asep Saddad (Ketua Kop Kontan Tragis Kabupaten Garut).

Sementara untuk Koperasi Berprestasi 2019 dari Jawa Barat ada delapan yang mendapatkan penghargaan yakni, Koperasi Nurul Iman Kabupaten Sukabumi, KSP Padamukti Kabupaten Garut,  Koperasi Warga Desa Sangkan Hurip Sauyunan Kabupaten Bandung, Primer Koperasi Kepolisian Resor Garut, Kopwan Sejahtera Kota Bekasi, Kopma Bumi Siliwangi UPI Kota Bandung, KPRI Pemda Kabupaten Bekasi, Primkoppolresta Bogor.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji mengucapkan, rasa syukur atas penghargaan yang diterima baik penghargaan Satyalancana, Tanda Bakti Koperasi dan UKM, maupun Koperasi Berprestasi 2019.  Menurutnya, semua tokoh  dan koperasi sangat layak mendapatkan penghargaan.

Mereka adalah tokoh-tokoh yang dapat memberikan inspirasi dan mempengaruhi kepada masyarakat untuk mengembangkan koperasi. Mereka juga sangat berpengaruh dalam mendorong dan menciptakan iklim bisnis koperasi menjadi lebih berkembang sehingga koperasi mampu menjadi tulang punggung perekonomian di daerahnya.

“Selain itu, mereka juga memberikan pengaruh kepada yang lain untuk mengembangkan dan membangun citra positif tentang koperasi,” katanya.

Harapannya, pemberian penghargaan ini untuk memberikan motivasi kepada gerakan koperasi  agar meningkatkan kinerja usahanya sehingga keberadaan koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Terkait tema Harkopnas 2019 ‘Reformasi Total Koperasi di Era Industri 4.0’, Kadis mengatakan, Jawa Barat, sepenuhnya sangat mendukung upaya tersebut.

Untuk itu, Pemprov Jawa Barat melalui Dinas KUK Provinsi Jawa Barat melaksanakan program digitalisasi koperasi dengan target 200 koperasi pada tahun 2019.

Tujuan koperasi melek dan memanfaatkan IT dalam mengembangkan dan meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.

Harkopnas Expo 2019, Jawa Barat mengirimkan 4 (empat)  koperasi yakni, Koperasi Sabilulungan III Kabupaten Tasikmalaya, Koperasi Sanggabuana Kabupaten Karawang, KPRI PDK 12 Juli Provinsi Jawa Barat, Koperasi Sukahurip Kota Tasikmalaya dengan produk fashion, craft, aksesoris.

Harkopnas Expo merupakan etalase pencapaian gerakan koperasi nasional bersama Dekopin dan pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, perusahaan swasta, BUMN dan BUMD di seluruh Indonesia.

Harkopnas Expo juga menjadi wadah strategis untuk mempromosikan produk-produk unggulan beserta peluang bisnis dan investasi yang dimiliki koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia.

Sedangkan Jambore Harkopnas 2019, bentuk kegiatan bernuansa milenial adalah Jambore Koperasi Harkopnas 2019 yang akan diselenggarakan pada 10-12 Juli 2019 di Bumi Perkemahan Baturaden, Purwokerto.

Jambore diikuti 400 peserta. Selama Jambore, para peserta akan mengikuti lima kegiatan utama, yaitu sarasehan koperasi, seminar, dan Meet and Greet dengan tema “Koperasi Milenial, Kolaboratif dan Inovatif", lomba-lomba, kreatif inovatif, FGD Kebangkitan Koperasi dengan tema “Strategi Koperasi Merespons Revolusi Industri 4.0”, serta api unggun, dan outbond. (Suro Prapanca)


Editor : suroprapanca