2 Doa Terbaik Menyambut Ramadan, Yakin Dikuatkan dan Mudah Jalani Puasa
Berikut 2 doa terbaik untuk menyambut Ramadan agar diberikan kekuatan dan kemudahan menjalani puasa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Ramadan tinggal hitungan hari. Dianjurkan memperbanyak taubat serta doa agar Allah Ta'ala memberi kemudahan menjalani puasa dan ibadah-ibadah lainnya.
Ibadah puasa jadi satu dari serangkaian amalan mulia di bulan Ramadan yang sangat rugi andai tidak diamalkan dengan maksimal. Kekuatan doa, jadi salah satu penentu yang sering diabaikan banyak orang.
Setidaknya ada dua doa yang diajarkan Rasulullah untuk meminta kemudahan dan kekuatan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Berikut lafadz dua doa menyambut Ramadan dikutip dari Rumaysho:
doa 1
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa”
Artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah].
(Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3:255. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah).
doa 2
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ
“Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot.”
Artinya: Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran.
(HR. Tirmidzi no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani).
Diawali taubat
Selain banyak doa, salah satu cara terbaik lainnya menyambut Ramadan adalah dengan bertaubat dari segala dosa.
Pemilik Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menyebut dosa sebagai hal yang membebani seseorang ketika hendak melakukan sebuah kebaikan.
Bahkan, dosa juga bisa menjadikan seseorang menjalani segala ibadah dengan penuh beban termasuk puasa Ramadhan.
"Perbuatan dosa sendiri akan meninggalkan rasa bersalah, rasa penuh beban dan kegelisahan bagi pelakunya. Hidupnya tidak akan tenang. Kesalahan dan dosa terus menyertainya. Ia menjalani kehidupan dengan beban masalah hati dan jiwa yang terus bergelanyut," ungkapnya.
Salah satu bentuk taubat terbaik adalah sering beristighfar. Selain itu, bisa juga mengamalkan doa berikut ini:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى
“Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii”
Artinya: Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan). (HR. Bukhari no. 6398 dan Muslim no. 2719).
Editor : Bsafaat

