3 SD Jadi Lokasi Penanganan Longsor Cisarua, KBM Daring Berlangsung hingga Jumat
Tiga Sekolah Dasar (SD) di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua terpaksa melaksanakan pembelajaran secara daring setelah lokasi sekolah digunakan untuk penanganan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Tiga sekolah Dasar (SD) di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua terpaksa melaksanakan pembelajaran secara daring setelah lokasi sekolah digunakan untuk penanganan longsor yang menerjang pada Sabtu 24 Januari 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih mengkonfirmasi tiga sekolah tersebut, yakni SD Negeri Karyabakti, SD Negeri Pasirlangu 1, dan SD Negeri Cintabakti menjadi lokasi dapur serta penyimpanan logistik untuk operasional penanganan bencana.
"Ada tiga sekolah yang terdampak. Mereka tidak libur, tapi belajar secara daring karena lokasinya dekat dengan posko, sebagian digunakan untuk dapur dan tempat menyimpan logistik," kata Asep, Rabu 4 Februari 2026.
Menurutnya, pembelajaran jarak jauh ini bakal berlangsung hingga status darurat bencana berakhir pada tanggal 6 Februari 2026.
Ia mengaku optimistis masa darurat tidak akan diperpanjang seiring dengan proses evakuasi korban yang terus berjalan.
"Berlaku sampai masa darurat berakhir. Mudah-mudah pekan depan para siswa sudah bisa kembali belajar tatap muka," ujarnya.
Asep mengungkapkan, terdapat dua peserta didik yang menjadi korban jiwa dalam longsor yang terjadi pada Sabtu 24 Januari 2026 dini hari.
"Kita sangat berbelasungkawa, karena ada dua siswa yang meninggal dunia akibat insiden ini," ucapnya.
Terkait bantuan bagi korban dan warga terdampak, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta instansi terkait telah menyusun langkah konkret.
"Pemerintah telah menyiapkan bantuan berupa santunan bagi keluarga yang kehilangan orang tersayang. Kami dari Dinas Pendidikan juga telah memberikan bantuan khusus bagi siswa yang menjadi korban maupun terdampak langsung oleh longsor," tandasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti
