33 Negara Siapkan Pangan Darurat, Mentan: Indonesia Cadangan Beras yang Kuat
Mentan sebut Indonesia memiliki cadangan pangan dna beras yang kuat saat 33 negara siapkan langan darurat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini banyak isu beredar bahwa krisi akan terjadi hampir di semua Negara termasuk di Indonesia.
Sebanyak 33 negara telah menyiapkan Pangan Darurat dan menyerukan warganya untuk mempersiapkan diri menghadapi Krisis, seperti yang dilakukan negara-negara Eropa.
Saat 33 negara di dunia menyiapkan pangan darurat, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan posisi stok Indonesia tetap kuat didukung produksi domestik dan cadangan pemerintah yang memadai.
Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global, Amram menyatakan Indonesia patut bersyukur karena kondisi pangan nasional relatif aman.
"Ketika sedikitnya 33 negara mulai mendorong masyarakatnya menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat, Indonesia memiliki kekuatan produksi pangan dalam negeri dan cadangan beras yang kuat," jelas Amran.
Amran menjelaskan kondisi tersebut merupakan hasil kerja keras petani, dukungan pemerintah, serta kebijakan strategis dalam memperkuat produksi dan mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan sendiri menjadi sangat penting di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian seperti saat ini.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan, dan gangguan rantai pasok, kondisi pangan Indonesia relatif aman," kata Amran.
"Indonesia mempunyai produksi dalam negeri, punya cadangan, dan terus memperkuat kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Ini yang harus kita jaga,” terang Amran.
Kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan krisis kini menjadi perhatian banyak negara. Sedikitnya 33 negara mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk memiliki persediaan kebutuhan dasar di rumah, termasuk makanan tahan lama, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan darurat.
Sejumlah negara merekomendasikan stok kebutuhan rumah tangga untuk minimal 72 jam sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan.***
Editor : Irma Nurfajri

