4 Orang Diperiksa Imbas Viralnya Sopir Pajero yang Diduga Pamer Senpi di Jalanan

Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria yang diduga mengemudikan mobil Pajero hitam mengeluarkan benda yang diduga merupakan senjata api.

4 Orang Diperiksa Imbas Viralnya Sopir Pajero yang Diduga Pamer Senpi di Jalanan
4 Orang Diperiksa Imbas Viralnya Sopir Pajero yang Diduga Pamer Senpi di Jalanan

INILAHKORAN, Bandung - Sebuah video yang viral di media sosial X (Twitter) menunjukkan adanya pertengkaran antara dua pengemudi mobil. 

Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria yang diduga mengemudikan mobil Pajero hitam mengeluarkan benda yang diduga merupakan senjata api.

Pemilik akun yang mengunggah video tersebut menyebutkan bahwa insiden tersebut terjadi di Flyover Kalibata, Jakarta Selatan.

"Dia mau ambil jalur di kanan dan ga kita kasih karena macet dan jarak antar mobil mepet bgt kan. Eh tiba tiba di srempet mobil kita, diajak minggir malah nyodorin becengnya, si paling keren deh pak ☺️????????," tulis keterangan terkait video tersebut di media sosial.

"Ciri2 mobil: Pajero Hitam, Nopol B 1614 TJN," tambahnya.

Menanggapi kasus viral tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihak kepolisian sudah turun tangan menindaklanjuti hal tersebut.

"Dari Polsek Kramat Jati sudah melakukan olah TKP di-backup juga oleh Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk melakukan pendalaman," ujar Ade Ary.

Menurut Ade Ary, empat orang sudah dimintai keterangan sebagai saksi untuk dilakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Mulai dari sekuriti, pengamen dan petugas parkir di sekitar lokasi.

"Saat ini masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui peristiwa sesungguhnya seperti apa, apa yang menyebabkan peristiwa itu terjadi, dan jangan lah menunjukkan benda-benda yang tidak perlu ya, yang bisa merugikan yang membuat rasa takut," terangnya.

"Benda ini juga nanti akan didalami, ini siapa orangnya, apakah benda yang dipamerkan ini juga betul senjata api atau tidak, ini masih dilakukan pendalaman," imbuhnya.


Editor : Firda Rachmawati