Begal Bersenpi Terekam CCTV Saat Beraksi di Bandung, Korban Alami Luka di Kepala

Aksi begal semakin meresahkan di Kota Bandung bahkan smepat menodongkan senjata api dan melukai korbannya

Begal Bersenpi Terekam CCTV Saat Beraksi di Bandung, Korban Alami Luka di Kepala
Ilustrasi aksi pembegalan yang diduga menggunakan senjata api di Cicendo Bandung terekam kamera CCTV/

INILAHKORAN.ID - Aksi begal di Kota Bandung semakin berani, bahkan saat menjalankan aksinya mereka membawa senjata api (senpi) dan tak segan-segan melukai korbannya. 

Aksi begal bernsenpi tersebut sempat viral di media sosial lantaran terekam kamera CCTV. Meskipun korban berhasil melarikan diri, namun kawanan begal sempat menembakan pistolnya dan melukai korban. 

Aksi percobaan begal itu terjadi di Jalan Gunung Batu, Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (21/4/2026) sekkitar pukul 03.55 WIB. Dalam rekaman terlihat dua orang warga yang tengah nongkrong didatangi dua pelaku yang diduga begal turun dari motor sambil mengeluarkan benda mirip senpi.

Pelaku itu, langsung menodongkan benda tersebut ke warga yang tengah nongkrong. Terlihat pelaku menarik salah seorang korban. Pelaku diketahui tak berhasil merampas barang korban. Mereka pun langsung melarikan diri. 

Kanit Reskrim Cicendo AKP Dedi Sutisna mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terkait dengan aksi dugaan aksi begal tersebut. Dari hasil pengecekan diketahui aksi begal itu terjadi pada Selasa (21/4/2026) pukul 03.55 WIB.

“Kita sudah cek langsung ke lokasi kejadian. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” kata Dedi, saat dihubungi via sambungan telepon, Jumat (24/42026).

Dedi mengatakan dalam kejadian itu, korban diketahui mengalami luka tembak akibat melawan pelaku saat akan merampas barangnya. 

“Pelaku sempat menembakkan pistolnya dan mengenai kepala hingga kepala nya terluka, setelah itu korban berhasil melarikan diri dan selanjutnya pelaku pergi,” katanya.

Saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan akan kejadian tersebut. Polisi juga telah meminta beberapa keterangan saksi termasuk keterangan saksi korban.


Editor : Ahmad Sayuti