INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (
KBB) melakukan rotasi, mutasi dan promosi terhadap 56
kepala sekolah jenjang SMP di lingkungan pendidikan di Bandung Barat.
Dalam serah terima jabatan rotasi, mutasi dan promosi
kepala sekolah yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Padalarang tersebut, turut hadir Plt Sekretaris Dinas Pendidikan, Dadang A. Sapardan, Kabid Pembinaan SMP, Rustiyana, serta pengurus Musyawarah Kerja
kepala sekolah (MKKS) SMP
KBB.
"Dunia pendidikan di Bandung Barat membutuhkan para
kepala sekolah yang cakap, tidak hanya dari sisi manajerial saja. Namun, juga dari sisi optimalisasi sumber daya yang yang dimiliki satuan pendidikan yang dipimpinnya," kata Kepala Dinas Pendidikan
KBB, Asep Dendih, Kamis 5 Januari 2023.
Ia menilai, di era sekarang
kepala sekolah dituntut untuk mengembangkan hubungan kerja sama yang baik dengan berbagai elemen.
"Terutama kerjasama dengan elemen masyarakat yang bertujuan untuk mewujudkan sekolah yang efektif dan efisien," ujarnya.
Dengan terbangunnya hubungan harmonis, sebut dia, baik antara warga sekolah, masyarakat, dan para pemangku kebijakan dipercaya dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan yang optimal.
Termasuk, dengan semua pihak yang terlibat akan memiliki tanggung jawab untuk memajukan sekolah.
“
kepala sekolah juga tidak hanya dituntut untuk melaksanakan berbagai eksekutif di sekolah. Namun juga harus mampu menjalin hubungan kerja sama dengan masyarakat dalam rangka pembinaan pribadi peserta didik secara optimal," bebernya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan
KBB, Dadang A. Sapardan menilai, kemampuan
kepala sekolah dalam melaksanakan setiap pekerjaannya, banyak ditentukan oleh faktor kepemimpinannya.
"Hal itu merupakan faktor terpenting dalam menunjang tercapainya tujuan sebuah satuan pendidikan," katanya.
Ia menuturkan, ketika
kepala sekolah mampu mengelola warga sekolah secara tepat. Maka, segala aktivitas sekolah akan dapat terlaksana secara efektif.
“Jika
kepala sekolah harus mampu membimbing, menggerakkan, dan mengarahkan warga sekolah secara tepat, maka segala aktivitas sekolah akan dapat terlaksana secara efektif," tuturnya.
"Sebaliknya, jika tidak mampu maka bakal berdampak pada tidak tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah,” sambungnya.
Tak hanya itu, lanjut dia,
kepala sekolah pun harus selalu meningkatkan kompetensi guna menemukan strategi yang tepat di setiap pekerjaannya.
Pasalnya, sebagai seorang pemimpin satuan pendidikan,
kepala sekolah yang baik adalah selalu visioner demi mewujudkan kualitas pelayanan pendidikan yang terus meningkat.
“Hal itu dilakukan demi mewujudkan kualitas pelayanan pendidikan yang terus meningkat dan menghasilkan mutu lulusan yang berkualitas,” pungkasnya.*** (agus satia negara)