6 Perampok Sadis di Cijeruk Ditangkap, 4 Pelaku Lainnya DPO

Sebagian anggota komplotan perampok sadis yang melakukan aksinya pada Rabu, (15/1) lalu di rumah milik Apip Kampung Cibalung RT 04 RW 02 Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor akhirnya ditangkap personel gabungan Sat Reskrim Polres Bogor dab Polsek Cijeruk.

6 Perampok Sadis di Cijeruk Ditangkap, 4 Pelaku Lainnya DPO
Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni. (Reza Zurifwan)

INILAH, Cijeruk - Sebagian anggota komplotan perampok sadis yang melakukan aksinya pada Rabu, (15/1) lalu di rumah milik Apip Kampung Cibalung RT 04 RW 02 Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor akhirnya ditangkap personel gabungan Sat Reskrim Polres Bogor dab Polsek Cijeruk.

"Sebagian pelaku perampokan rumah milik Apip di Kampung Cibalung RT 04 RW 02 Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk sudah kami amankan, selain itu kami masih mengejar pelaku lainnya," ucap Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni kepada wartawan, Selasa, (4/2)

Pria yang sebentar lagi akan dirotasi dan menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital Nasional Polda Metro Jaya  ini menerangkan para pelaku perampokan yang tak segan melukai korbannya tersebut ada yang ditangkap di kabupaten atau kota Provinsi Jawa Barat dan ada juga yang di luar Provinsi Jawa Barat.

"Komplotan pelaku perampokan sadis ini kami tangkap di beberapa tempat baik di Provinsi Jawa Barat ataupun di luar Provinsi Jawa Barat, besok atau lusa akan kami ekspose ke teman - teman media, "terangnya. 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cijeruk AM Zaluhu menuturkan dari 10 pelaku perampokan sadis, personil gabungan berhasil menangkap 6 orang diantaranya, sementara 4 orang lainnya berstatus Daftar Pencarian Orang.

"6 orang pelaku perampokan sadis ini kami amankan di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur dan di suatu daerah di Provinsi Banten, sementara 4 orang lainnya masih terus kami kejar," tutur Ipda Zaluhu.

Pria asli Nias, Sumatera Utara ini menjelaskan  dalam penangkapan, dua orang dari enam orang pelaku perampokan sadis ini melawan petugas hingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

"Dua pelaku perampokan sadis melawan dan bahkan ingin merebut senjata  api milik petugas, bahkan dia berhasil melukai kepala petugas hingga keduanya terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas," jelasnya.

Ia melanjutkan uniknya kasus perampokan sadis ini, para pelaku ternyata resedivis. Mereka saling kenal karena sama - sama pernah dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Paledang, Kota Bogor.

"Setelah didalami dari para pelaku yang ditangkap, ternyata seluruh pelaku pernah dihukim penjara di Lapas Kelas II A Paledang dengan latar belakang kejahatan yang berbeda," lanjut Zaluhu.

Anggi Triana Ismail selaku kuasa hukum korban perampokan sadis Apip mengapresiasi keberhasilan polisi, namun ia tetap meminta empat orang para pelaku lainnya segera ditangkap.

"Para perampok ini sadis karena tega melukai istri korban Apip yang melakukan perlawanan, akibat perampokan ini korban pun mengalami kerugian ratusan juta bahkan hampir Rp 1 miliar karena harta yang berhasil dibawa kabur adalah 2 unit mobil, 1 unit motor, ratusan gram emas, uang dan barang berharga lainnya," ucap Anggi.

Dia memaparkan korban Apip selama 4 tahun ini sudah empat kali dirampok namun dengan kerugian yang lebih kecil, hingga Anggi menduga bahwa pelaku perampokan sadis ini juga yang melakukan kejahatan tersebut. (Reza Zurifwan)
 


Editor : Bsafaat