6.000 Pemilih Pemula di Kota Bandung Belum Melakukan Perekaman e-KTP
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan para pengajar dari SMA, SMK, dan MA se-Kota Bandung pada Rabu 21 Agustus 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan para pengajar dari SMA, SMK, dan MA se-Kota Bandung pada Rabu 21 Agustus 2024.
Sosialisasi tersebut, bertujuan untuk memastikan para siswa yang telah atau akan berusia 17 tahun sebelum pemilihan kepala daerah (Pilkada) memahami dan menggunakan hak pilih mereka dengan benar.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Saeful Gufron menyampaikan, menurut data terbaru dari Disdukcapil Kota Bandung. Jumlah pemilih pemula yang terdaftar mengalami peningkatan.
Namun dituturkan ia, sekitar 6.000 pemilih pemula diketahui belum melakukan perekaman e-KTP yang menjadi syarat utama untuk dapat menggunakan hak pilih pada Pilkada Serentak mendatang
"Kita optimis bahwa pada tanggal 27 November, semua siswa yang sudah berusia 17 tahun akan sudah memiliki e-KTP dan siap memberikan suara mereka," kata Asep Gufron.
Guna memastikan semua pemilih pemula mendapatkan kesempatan yang sama, dituturkan ia Disdukcapil Kota Bandung juga menggelar layanan perekaman e-KTP secara mobile di berbagai lokasi yang membutuhkan.
"Terutama sekolah-sekolah yang memiliki jumlah siswa pemilih pemula cukup besar. Layanan ini akan terus berjalan hingga hari pemilihan. Kita berharap mereka (pemilih pemula) ini turut aktif," ucapnya.
Asep juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama pemilih pemula untuk turut serta menjaga kondisi keamanan dan ketertiban selama Pilkada serentak berlangsung.
“Mari kita jaga Pilkada serentak ini agar tetap damai, aman, dan kondusif. Pada 27 November, mari kita berbondong-bondong ke TPS untuk menyalurkan aspirasi politik kita,” ujar dia.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkannya seluruh elemen masyarakat terutama para pemilih pemula dapat berpartisipasi aktif dalam Pilkada Serentak, guna memilih pemimpin dalam lima tahun ke depan. ***
Editor : Ahmad Sayuti

