65 Orang Diamankan Usai Kerusuhan Aksi Demo di Bandung

Polda Jaber mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat dalam keusuhan aksi demo di kota bandung yang menebabkan kerusakan beberaa fasilitas umum hingga pembakaran

65 Orang Diamankan Usai Kerusuhan Aksi Demo di Bandung

INILAHKORAN, Bandung – Rangkaian aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Jumat (29/8) hingga Minggu (31/8) di kota bandung berujung pada kericuhan dan kerusuhan

Pihak kepolisian mencatat telah mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat dalam aksi kerusuhan dalam demo Ojol tersebut.

“Dalam kegiatan pengamanan selama tiga hari, sekitar 65 orang kami amankan. Dari jumlah itu, ada yang masih berstatus pelajar usia 13 hingga 17 tahun, sebagian lain merupakan mahasiswa maupun warga umum yang tidak bekerja,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Minggu (31/8/2025).

Menurut Hendra, aksi massa di Bandung diwarnai tindakan anarkis, termasuk pembakaran satu unit mobil, sepuluh sepeda motor, satu rumah warga, serta pos polisi. Sejumlah fasilitas umum juga dilaporkan rusak, bahkan kantor DPRD dan mess tidak luput dari sasaran.

“Bukan menyampaikan aspirasi dengan orasi, tapi langsung melakukan pelemparan dan perusakan. Banyak fasum yang dirusak, bahkan kantor dan fasilitas aparat juga jadi sasaran,” jelasnya.

Kericuhan itu juga menyebabkan puluhan polisi mengalami luka. Berdasarkan data sementara, terdapat 54 personel yang cedera akibat lemparan benda keras, beberapa di antaranya harus mendapatkan jahitan hingga menjalani perawatan di rumah sakit.

Hendra mengimbau masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk menahan diri agar tidak terpancing aksi-aksi serupa yang berpotensi memperburuk situasi.

“Kami harapkan masyarakat, terutama para pelajar SMA maupun mahasiswa, bisa lebih bijak dalam menyampaikan aspirasi tanpa kekerasan. Jika dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan kerugian yang lebih besar,” tuturnya.

Adapun dari 65 orang yang diamankan, 13 di antaranya masih di bawah umur dengan usia antara 13–17 tahun, sementara sisanya merupakan orang dewasa berusia 18 hingga 30 tahun. Identitas mereka telah dicatat oleh pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Daftar 65 Orang yang Diamankan
Kategori di bawah umur (13–17 tahun):

1. Awan Aquari (17) – Buahbatu
2. Ridho Rodiansyah (17) – Cibeunying Kaler
3. Adit Aldiandya (15) – Cipadung Wetan
4. Miftah Firdaus (17) – Cigadung
5. Arif Muhammad Syukur (17) – Kiaracondong
6. Kian Agung (17) – Cimenyan
7. Putra Rizwa Anas (17) – Holis
8. Zanief (16) – Bandung Kulon
9. Radityana Putra (16) – Kiaracondong
10. Gilar Ahmad Sauki (15) – Soreang
11. M. Taz (16) – Ciroyom
12. Zaenal Arif (15) – Cibeunying
13. Galih Radianurohman (13) – Cimenyan

Kategori dewasa (18 tahun ke atas):

14. Veri Kurnia Kusumah (24) – Cihampelas

15. Angga Riansyah (19) – Soekarno Hatta

16. Rezha Fauzi (23) – Lengkong

17. Joerlando (23) – Simpang Sari

18. Yayan (25) – Lembur Tengah

19. Feri Januar (30) – Andir

20. Kemal Prayuda (19) – Dayeuhkolot

21. Abigael (23) – Tangerang

22. Alvin Rifqi (20) – Cigending

23. Ifaza Raditya (18) – Komp. Lembah Sariwang

24. Lukman (20) – Cibangkong

25. Nasrul (20) – Pandanwangi

26. Frian Hidayat (30) – Industri, Jaksel

27. Wanda (18) – Bandung Kulon

28. Ariel Octa (22) – Cibuntu, Bandung Kulon

29. Handi M (18) – Bekasi Utara

30. M. Subhan (21) – Bojong

31. Ahmad Julian Zahran (18) – Rancasari

32. Ade Tubagus (25) – Batununggal

33. Wanda Abdul Rahman (18) – Cibuntu, Bandung Kulon

34. Rohman Firmansyah (26) – Malangbong, Garut


Editor : Ahmad Sayuti