7 Kades di Bogor Meninggal Dunia, Baru 4 Kades Baru yang Dilantik Rudy Susmanto
Ada 7 Kepala Desa (Kades) yang meninggal dunia, hingga diganti antar waktu, Bupati Bogor Rudy Susmanto melantiknya pada Rabu sore, 17 November 2025 di Pendopo Bupati di Cibinong.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Ada 7 Kepala Desa (Kades) yang meninggal dunia, hingga diganti antar waktu, Bupati Bogor Rudy Susmanto melantiknya pada Rabu sore, 17 November 2025 di Pendopo Bupati di Cibinong.
Namun tidak semua jabatan Kades yang kosong diganti, karena masih belum dilakukan Musyawarah Desa oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
"Ada 4 Kades yang meninggal dunia pada Tahun 2025, yaitu Kades Singajaya, Jonggol, Kades Citeureup, Kades Tapos 2, Tenjolaya dan Kades Sukajaya, Tamansari," ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Hadijana kepada wartawan, Rabu, 17 November 2025.
Hadijana menuturkan, bahwa empat Kades yang baru dilantik, akan menjabat hingga sisa jabatan para Kades sebelumnya.
"Jabatan Kades hasil PAW ini hingga Tahun 2027 mendatang," tutur Hadijana.
Ia menjelaskan, dari total 416 desa, pada Tahun 2027 mendatang, 292 diantaranya akan menjalani Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
"124 sisa desa yang tidak menjalani Pilkades di Tahun 2027, akan menjalaninya pada Tahun 2029," jelas mantan Camat Megamendung tersebut.
Ia menuturkan, selain ada 4 Kades yang baru, ada 1 Kades yang merupakan Plh, yaitu Plh Kades Cikuda, Parungpanjang.
Hal itu, karena Kades Cikuda sebelumnya tersangkut perkara hukum, dengan dugaan menerima gratifikasi dari developer atau pengembang.
Sementara, Kades Rawa Panjang, Bojonggede yang juga tersangkut hukum dengan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor), statusnya belum naik dari saksi menjadi tersangka.
"Karena Kades Rawan Panjang, statusnya belum jadi tersangka, maka baru Kades Cikuda yang sudah dipimpin oleh Plh," tuturnya.***
Editor : JakaPermana


