9 Negara Dipastikan Ramaikan IBCF 2023 di Bandung

Sembilan negara dipastikan bakal meramaikan perhelatan International Bandung Choral Festival (IBCF) 2023, yang digelar Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) di Universitas Katolik Parahyangan, Rabu (8/11/2023) besok.

9 Negara Dipastikan Ramaikan IBCF 2023 di Bandung
Sembilan negara dipastikan bakal meramaikan perhelatan International Bandung Choral Festival (IBCF) 2023, yang digelar Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) di Universitas Katolik Parahyangan, Rabu (8/11/2023) besok./Yuliantono

INILAHKORAN, Bandung - Sembilan negara dipastikan bakal meramaikan perhelatan International Bandung Choral Festival (IBCF) 2023, yang digelar Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) di Universitas Katolik Parahyangan, Rabu (8/11/2023) besok.

Pranata Humas Ahli Muda Biro Humpro Settama BNN RI Melani Ratna Sari menuturkan, lomba pertunjukan paduan suara akan diikuti Indonesia, Filipina Malaysia, Kamboja, Thailand, Amerika Serikat, Singapura, Sri Lanka dan Austria.

"Kegiatan ini sudah tiga kali digelar, namun kali ini akan diikuti oleh 9 negara termasuk indonesia," kata Melani kepada wartawan di Unpar, Kota Bandung, Selasa 7 November 2023.

Festival yang diadakan setiap tahun ini tak lain bertujuan untuk memajukan kualitas paduan suara di Indonesia. Serta tentunya menjadi media sosialisasi BNN untuk melakukan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada generasi muda.

"Untuk terus mendukung perkembangan paduan suara Indonesia, festival ini dilengkapi dengan berbagai aktivitas sosial, edukasi, konser persahabatan dan kolaborasi untuk menstimulasi komunikasi dan membangun persahabatan antar penyanyi, antar paduan suara Indonesia dan dunia," ucapnya.

Selain menyediakan panggung kompetisi Internasional, lanjut dia, festival ini dirancang untuk menarik ribuan penyanyi dari seluruh dunia datang ke Bandung.

Tak hanya itu, Melani menyampaikan bahwa festival ini menjadi media mempromosikan budaya dan pariwisata di daerah Jawa Barat.

"Sehingga mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar dalam sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah," tandasnya. (Yuliantono)***


Editor : JakaPermana