Ada Peran Wanita di Balik Penganiayaan Colok Mata di Gunung Putri Bogor

Penganiayaan colok mata terhadap korban F di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tak terjadi begitu saja. Ada wanita disebut-sebut sebagai pemicunya.

Ada Peran Wanita di Balik Penganiayaan Colok Mata di Gunung Putri Bogor

INILAHKORAN, Cibinong – penganiayaan colok mata terhadap korban F di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tak terjadi begitu saja. Ada wanita disebut-sebut sebagai pemicunya.

Wanita tersebut N (34) tahun. Wanita itu tak lain tak bukan adalah istri LK (42), pihak yang menyerahkan diri akibat penganiayaan colok mata di Gunung Putri.

Peristiwa penganiayaan colok mata di Gunung Putri tersebut menyita perhatian publik. Pasalnya, penganiayaan tersebut berlangsung cukup sadis.

Kasat Rsskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara kepada wartawan, Sabtu, 21 September 2024, mengatakan tak terjadi dengan begitu saja.

Teguh Kumara menuturkan bahwa kejadian penganiayaan colok mata yang di Kecamatan Gunung Putri ini terjadi karena N sebelumnya dianiaya oleh F.

“Saat N ingin membeli minuman keras (miras) ke F, terjadi cekcok mulut,” kata Teguh Kumara.

Cekcok mulut itu pun berujung pada aksi kekerasan. Pasalnya, karena F menggoda N, berujung N dipukul botol miras hingga pelipis mata N terluka atau berdarah.

“Karena tidak terima, LK selaku suami N pun menganiaya balik F di lokasi kejadian,” tutur Teguh Kumara.

LK sendiri akhirnya menyerahkan diri ke Mako Polres Bogor setelah beberapa hari kasus itu terjadi.

Sebelum menyerahkan diri, LK sempat kabur bersama istrinya N ke Kota Semarang, Jawa Tengah. (*)


Editor : Zulfirman