Pria di Bandung Tega Tusuk Mantan Pacar di Perut dan Leher
Polsek Sukajadi menangkap seorang pelaku penganiyaan berakibat penusukan terhadap mantan pacar di Cipedes Tengah Kota Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ratih Tresnawati (35), alami luka berat usai dianiaya mantan pacarnya JCS (37). Wanita itu dianiaya, di Gang H. Idris, Jalan Cipedes Tengah, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Sabtu (24/10/2026) malam.
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.14 WIB. Kejadian bermula saat pelaku mendatangi korban hingga terlibat percekcokan di lokasi kejadian.
Kapolsek Sukajadi Kompol Firdaus Iskandarsyah membenarkan adanya insiden penganiayaan berat tersebut. Ia menyebut pelaku telah menyiapkan senjata tajam sebelum menemui korban.
"Awalnya pelaku yang merupakan mantan pacar korban terlibat cekcok. Pelaku lalu melakukan penganiayaan dengan cara menusuk secara acak ke arah perut dan leher korban menggunakan pisau yang telah dibawanya," kata Firdaus saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).
Akibat tusukan benda tajam tersebut, korban menderita luka parah di bagian leher dan perut. Korban yang terkulai lemas segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Korban mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk penanganan medis," tutur Firdaus.
Pelaku pun tertangkap oleh warga saat akan melarikan diri. Setelahnya pelaku diserahkan ke pihak kepolisian. Polisi juga mengamankan beserta barang bukti berupa pisau yang digunakan saat beraksi.
"Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek Sukajadi. Petugas juga telah mengolah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi," ujar Firdaus.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu buah pisau sepanjang 19 cm bertangkai hitam yang ternoda bercak darah, serta satu buah pisau sepanjang 33 cm bertangkai cokelat lengkap dengan sarung kulitnya. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik Polsek Sukajadi.
"Motifnya percintaan," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti
