Keraton Kasepuhan Cirebon Dicatut dalam Profil Pelaku Penganiayaan Anak di Lift
Terduga pelaku penganiayaan anak di lift Malaysia disorot usai terciduk mencantumkan Keraton Kasepuhan Cirebon pada profil LinkedIn profesional miliknya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sorotan warganet terhadap kasus dugaan penganiayaan anak di dalam lift sebuah bangunan di Malaysia kian berbuntut panjang.
Usai identitasnya dibongkar netizen, salah satu terduga pelaku pria menjadi perbincangan hangat karena mencantumkan Keraton Kasepuhan Cirebon pada profil media sosial profesional LinkedIn miliknya.
Aksi kekerasan fisik yang terekam kamera pengawas (CCTV) tersebut sebelumnya memicu kemarahan luas publik.
Rekaman menunjukkan tindakan kasar orang tua terhadap balita mereka, seperti menampar kepala, menendang stroller, hingga menarik sang anak hingga jatuh.
Profil LinkedIn Disorot Netizen
Berdasarkan unggahan tangkapan layar yang dibagikan akun Threads makananbergajigratis, terduga pelaku pria berinisial MN (Muhammad Nusantara) menyertakan nama instansi "Keraton Kasepuhan Cirebon" di halaman utama profil LinkedIn-nya.
Pada profil tersebut, terduga pelaku mengeklaim berprofesi sebagai Research Data Analyst, Event Organizer, Manufacturing, hingga Tourism.
Lengkap dengan foto profil mengenakan pakaian adat beskap dan penutup kepala tradisional, pencantuman nama institusi bersejarah di Jawa Barat tersebut langsung mencuri perhatian publik.

Pencantuman Instansi Pemicu Polemik
Munculnya nama Keraton Kasepuhan Cirebon di profil LinkedIn terduga pelaku memicu reaksi berantai dari warganet.
Hingga kini belum ada klarifikasi dari Keraton Kasepuhan Cirebon terkait pencatutan tersebut.
Editor : Firda Rachmawati
