INILAH, Bogor - Pemkab dan Pemkot Bogor sepakat melakukan integrasi pelayanan masyarakat di bidang transportasi, kesehatan, pendidikan dan penyelesaian masalah sosial.
Ditemui usai rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung Serbaguna 1 Setda Kabupaten Bogor, Kamis (31/1), Ade Yasin meminta SKPD terkait menindaklanjuti permasalahan-permasalahan yang sudah dibahas. Diharapkan ada solusi yang terbaik bagi kedua daerah yaitu Kota maupun Kabupaten Bogor.
“Sinergi yang kita bangun tentunya harus menghasilkan solusi untuk permasalahan-permasalahan yang melibatkan dua daerah ini. Jadi jangan hanya berhenti di rapat kordinasi hari ini saja dan yang paling penting adalah bagaimana tindakan teknis yang harus dilakukan masing-masing SKPD untuk menghasilkan solusi terbaik. Intinya semua solusi ini nantinya dapat segera dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota maupun Kabupaten Bogor” ucap Ade Yasin.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini menerangkan, ke depan Pemkab dan Pemkot Bogor bersepakat untuk kembali menghadirkan Bogor Economic Summit (BES). Hal tersebut dikarenakan BES merupakan alternatif solusi yang saling menguntungkan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui investasi atau penanaman modal.
“Tadi saya sudah sepakat dengan Kang Bima agar BES yang sempat vakum kembali kita hidupkan. Karena melalui BES ini kita akan perkuat kerja sama ekonomi antara Kota dan Kabupaten Bogor dan daerah lainnya dengan tujuan merancang program serta evaluasi kegiatan dalam bidang pembangunan infrastruktur, ekonomi, sosial, pariwisata sehingga investasi dapat hadir di Kota maupun Kabupaten Bogor” terangnya
Sementara, Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan dalam rapat kordinasi juga membahas rencana merger Terminal Bubulak dengan Terminal Laladon. Nantinya, merger itu akan dibahas di Dinas Perhubungan (Dishub)
"Kami akan menata Terminal Laladon-Bubulak maupun terminal batas koa lainnya, sambil dibahas perencanaannya kami juga meminta bantuan dukungan dari Pemprov DKI Jakarta maupun Kementerian Perhubungan," tutur Bima.
Ayah dua orang anak ini menambahkan Pemkot dan Penkab Bogor juga membahas kerjasama penangganan pasien di RSUD dan penerimaan siswa sekolah negeri.
"Tadi juga kami mendapatkan masukan dari Ade Yasin bahwa pelayanan kesehatan akan menggunakan teknologi informasi contoh masyarakat bisa mendapatkan surat rujukan secara online agar pasien sebelum ke rumah sakit sudah memastikan tersedianya layanan kesehatan hingga mereka tidak bolak-balik ke rumah sakit," tambahnya.
Terakhir Bima membahas soal modifikasi dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).
"Kami akan memodifikasi PPDB di Kota maupun Kabupaten Bogor agar bisa memgakomodir kepentingan masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor," pungkas politisi PAN ini.