Ade Yasin: Tak Perlu Artis, Ulama Jadi Influencer Agar Masyarakat Mau Divaksinasi Covid-19

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa Kabupaten Bogor tak perlu artis untuk mengimbau masyarakat agar mau divaksinasi Covid-19.

Ade Yasin: Tak Perlu Artis, Ulama Jadi Influencer Agar Masyarakat Mau Divaksinasi Covid-19
Bupati Bogor Ade Yasin saat meninjau vaksinasi Covid-19 secara massal di Pondok Pesantren Ar Raudhoh.

INILAHKORAN, Bogor - Kabupaten Bogor tak perlu Ariel Noah atau artis lainnya sebagai influencer untuk menghimbau masyarakat, agar secara sukarela mau divaksinasi Covid-19.

Hal itu dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin saat meninjau vaksinasi Covid-19 secara massal di Pondok Pesantren Ar Raudhoh, Desa Cilebut Timur, Sukaraja akhir pekan lalu.

"Dengan sudah divaksinasinya para habaib seperti Habib Mahdi, Habib Nabil, ulama, kyai hingga  santri dan sudah dinyatakan halal dan amannya vaksin Covid-19, maka Satgas Penanganan Covid-19 tak perlu influencer seperti Ariel Noah untuk mengimbau masyarakat untuk berbondong-bondong mau divaksinasi Covid-19," ujar Ade Yasin.

Baca Juga: Rocky Gerung vs Sentul City, Kuasa Hukum Warga Desa Bojong Koneng Datangi Kantor BPN Kabupaten Bogor

Dalam kesempatan ini, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ini juga  mengingatkan masyarakat yang menjadi peserta vaksinasi Covid-19 harus melaksanakannya sebanyak dua kali.

"Vaksinasi Covid-19, minimal harus dua kalu dengan jarak 14 hingga 21 hari. Percuma kalau hanya satu kali vaksinasi karena tidak bakal tercipta daya imun komunal terhadap wabah Covid-19,"  sambungnya.

Ade Yasin menambahkan dari 70 persen target masyarakat Bumi Tegar Beriman yang sudah divaksinasi Covid-19 sebanyak lebih dari 2.250.000 jiwa atau sudah tercapai 26,33 persen.

Baca Juga: Sebut Gage di Puncak Nggak Ngefek, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Tawarkan Solusi Ini

"Untuk menyukseskan atau mewujudkan target 70 persen masyarakat Bumi Tegar Beriman yang sudah divaksinasi Covid-19 pada Bulan Desember mendatang, kami sudah dibantu tenaga vaksinator dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 atau Eisma Atlet, mudah-mudahan juga ada tambahan tenaga vaksinator dari instansi lainnya," tambah Ade.

Ibu dua orang anak ini  menuturkan bahwasanya pada Bulan Juli kemarin, telah terjadi gelombang kedua penyebaran wabah Covid-19. Hingga rumah sakit sebanyak 90 persen lebih dipenuhi oleh pasien Covid-19.

"Dengan vaksinasi Covid-19 secara massal seperti hari ini dan dengan mengikuti program vaksinasi serta menjaga protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, tentunya bagian dari upaya dalam mencegah gelombang ketiga penyebaran wabah Covid-19. Tugas 70 persen masyarakat teevaksinasi cukup berat, karena ada 'serangan hoaks' hingga kamu harus berbohong bahwa ini imunisasi hingga warga tersebut mau divaksinasi Covid-19," tutur Ade.

Baca Juga: Capai 87 Persen, Oded Klaim Vaksinasi di Kota Bandung Tertinggi di Jawa Barat

Selanjutnya, pimpinan Ponpes Ar Raudhoh, Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf mengungkapkan, hari ini Pemerintah Kabupaten Bogor, ulama, Polri, TNI, tenaga kesehatan dan masyarakat berkumpul untuk sama-sama berikhtiar agar Indonesia selamat dan sehat kembali dari wabah virus Covid-19.

“Ulama dan para habaib, ikut sama-sama melaksanakan program vaksinasi massal. Insyaallah ini menjadi salah satu wasilah untuk mencapai target 70% pada bulan Desember,” .

Habib Mahdi berdo'a semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala segera angkat virus Covid-19 ini dari muka bumi. Insyaallah santri-santri di sini siap bergerak bersama membantu pemerintah dengan mengikuti program vaksinasi massal,” ungkap Habib Mahdi.  

“Vaksinasi ini Insyaallah halal dan aman, saya sudah divaksin, efeknya hanya pegal-pegal sedikit saja, dan Insyaallah manfaatnya jauh lebih besar. Terkait kehalalan vaksin sudah jelas di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memutuskan hukumnya halal dan Insyaallah aman menurut penelitian para dokter,” harapnya.

Habib Mahdi melanjutkan, Insyaallah wabah pandemi Covid-19 segera berakhir dan aktivitas masyarakat kembali seperti semula. Namun hal itu tidak mungkin terwujud jika tidak ada kerja sama dan perhatian dari masyarakat.

“Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Bogor mau bekerja sama dan memberikan perhatian khusus untuk mengikuti vaksinasi ini, sehingga kita bisa kembali seperti sedia kala, Insyaallah,” lanjut Habib Mahdi. (Reza Zurifwan).***


Editor : inilahkoran