INILAH, Bogor- Bupati Bogor Ade Yasin menargetkan swasembada pangan dalam periode ke pemerintahannya bersama Wakil Bupati Iwan Setiawan. Hal itu diungkapkan Ade dalam pidato perdananya sebagai orang nomor satu Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Senin (31/12/2018).
Dia dengan tegas menyatakan jika Kabupaten Bogor tidak perlu lagi mendatangkan beras dari luar daerah, untuk memenuhi kebutuhan 5,7 juta penduduk, seperti yang selama ini dilakukan.
Selama ini, Kabupaten Bogor hanya mampu memenuhi 60% kebutuhan beras tahunannya. Sisanya, beras didatangkan dari Karawang hingga Cianjur.
"Carita Makmur, itu maksudnya cerita tentang kemakmuran. Jadi, petani harus ditingkatkan kesejahteraan petaninya dan mencapai swasembada. Bahkan kita yang suplai beras ke daerah lain," katanya.
Dia juga menargetkan lebih dari 300 sekolah rusak selesai dipugar dalam tiga tahun. Dia menyadari, penyelesaian permasalahan dasar tidak akan selesai sepenuhnya selama periode pemerintahan Ade-Iwan 2018-2023.
"Saya hanya melanjutkan tugas bupati-bupati sebelumnya. Makanya saya butuh bantuan dari semua, baik berbentuk kritik dan masukan yang membangun," ujar adik kandung Rachmat Yasin ini.
Ade Yasin dan Nurhayanti telah menandatangani berita acara serah terima jabatan. Nurhayanti sendiri menitipkan pesan kepada Ade Yasin untuk memantapkan Bogor menjadi kabupaten termaju di Indonesia.
"Saya mohon pamit, terima kasih kepada semua perangkat daerah yang sudah membantu saya. Pak sekda, rekan media dan seluruh perangkat daerah," ujar Yanti.