Agar Polemik Selesai, Bima Segera Kembali Tutup Total R3

Pemkot Bogor berjanji segera melakukan pembayaran lahan milik Hj Siti Khodijah di jalan Regional Ring Road (R3) Seksi II, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Pembayaran dilakukan supaya jalan

Agar Polemik Selesai, Bima Segera Kembali Tutup Total R3

INILAH, Bogor – Pemkot Bogor berjanji segera melakukan pembayaran lahan milik Hj Siti Khodijah di jalan Regional Ring Road (R3) Seksi II, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Pembayaran dilakukan supaya jalan R3 bisa digunakan kembali oleh masyarakat.

 

 

Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku telah berkomunikasi dengan pemilik lahan untuk mencapai kesepakatan dan memastikan jalan R3 tetap tertutup tanpa celah sebelum lahan milik Hj Siti Khodijah dibayar.

 

Pantauan di lapangan pada Rabu (2/1/2019), sejumlah pengendara sepeda motor tetap menerobos akses Jalan R3 dari arah Warung Jambu menuju Parung Banteng dan sebaliknya. Pengendara sepeda motor menerobos barisan water barrier atau pembatas jalan dengan memanfaatkan celah yang terbuka selebar satu meter.

 

Diketahui, penutupan jalur Jalan R3 di atas lahan milik Hj Siti Khodijah seluas 1.987 meter persegi oleh Pemkot Bogor pada Jumat (21/12/2018) malam untuk melaksanakan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bogor dengan nomor perkara 64/Pdt.G/2018/PN.BGR. Pemkot Bogor tidak dapat melaksanakan pembayaran terhadap pemilik lahan hingga 14 Desember 2018.

 

Bima Arya menyatakan, perhitungan tim apprasial jalan R3 sudah selesai dilakukan, tetapi Pemkot Bogor tetap melakukan penyempurnaan penutupan Jalan R3.

 

"Kami ingin menaaati keputusan pengadilan dan kami harus komitmen. Kami akan sempurnakan penutupan karena banyak warga melewati akses jalan yang ditutup. Kami sadar di lapangan masih banyak kendaraan yang menerobos masuk," ujarnya.

 

Kuasa pemilik lahan H Salim Abdullah mengatakan, penutupan dua jalur R3 di atas tanah keluarga tersebut seharusnya sempurna.

 

"Jika menggunakan water barrier harus terisi semuanya (dua jalur). Begitu juga adanya pembukaan median jalan pemkot terkesan memberikan akses bagi pengguna jalan," ujar pria yang akrab disapa H Aab kepada wartawan.

 

Aab pun menegaskan, apabila Pemkot Bogor tidak mau melaksanakan penutupan secara menyeluruh maka pihaknya yang akan menutup sendiri.

 

"Sebab, lahan tersebut masih milik keluarga saya yang belum mendapatkan penyelesaian ganti kerugian sejak 2014 lalu," pungkasnya.


Editor : inilahkoran