Agensi yang Salah Karina aespa yang Minta Maaf, Netizen: SM Tidak Melakukan Semuanya dengan Benar
Karina aespa minta maaf pada penggenar karena SM tidak menyiapkan penjualan lighstick secara online.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Netizen baru saja mengkritik Agensi SM Entertainment setelah Karina aespa Minta maaf tanpa memiliki kesalahan.
Karina aespa sebagai leader grup, menjadi pusat badai kritik penggemar setelah perilisan lightstick baru grup tersebut memicu kontroversi yang meluas.
Lightstick dengan desain ulang ini rencananya akan dijual secara eksklusif di stan-stan di lokasi selama konser grup pada tanggal 29, 30, dan 31 Agustus, tanpa opsi pre-order Online sebelumnya.
Ketersediaan yang terbatas membuat penggemar berdesakan dalam antrean panjang dan gerah, menimbulkan rasa frustrasi dan kekecewaan di media sosial.
Menanggapi reaksi keras yang semakin meningkat, Karina aespa mengunggah permintaan maaf yang tulus di aplikasi pesan penggemar, Bubble.
Dia menjelaskan bahwa dia telah meminta Penjualan daring jauh-jauh hari, bahkan sebelum desain baru lightstick tersebut terungkap, tetapi penundaan produksi membuat SM Entertainment tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.
Karina aespa juga meyakinkan penggemar bahwa lebih banyak stan akan ditambahkan untuk mengurangi kepadatan, meskipun dia mengakui bahwa antrean panjang di tengah teriknya musim panas tetap tak terhindarkan.
"Karina Minta maaf soal lightstick yang cuma dijual di tempat," keluh penggemar yang merasa prihatin pada Karina aespa.
"Aku kesal banget lightstick-nya cuma dijual di tempat. Aku udah minta dirilis Online dulu, bahkan sebelum diumumkan, tapi mereka bilang ada masalah produksi dan nggak bisa memenuhi jadwal," ungkap Karina aespa.
"Katanya bakal nambah jumlah booth sebanyak mungkin, tapi di cuaca panas gini ㅠㅜㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅜㅠㅠㅠ," tambah Karina aespa.
Meskipun Karina aespa tulus, permintaan maaf tersebut sebagian besar justru mengalihkan kemarahannya kepada SM Entertainment.
Para penggemar berpendapat bahwa tidak adil bagi sang idola untuk memikul tanggung jawab atas perencanaan manajemen yang buruk, dan menekankan bahwa ini bukan pertama kalinya Karina aespa ditempatkan dalam posisi untuk mengatasi masalah yang diciptakan oleh perusahaannya.
Di media sosial, para penggemar mengungkapkan rasa frustrasi mereka atas pola berulang para idola yang dijadikan "wajah" kesalahan perusahaan, dengan menyatakan bahwa kesalahan sebenarnya terletak pada kesalahan manajemen SM, bukan pada Karina aespa sendiri.
Situasi ini telah memicu perdebatan sengit di dunia maya, dengan para penggemar menyuarakan kekecewaan mereka di berbagai platform seperti Twitter dan Instagram.
Banyak yang mengkritik SM Entertainment karena gagal merencanakan dengan matang dan tidak menawarkan pre-order Online, yang seharusnya dapat mencegah penggemar mengantre panjang dan melelahkan.
Yang lain membela Karina aespa, memuji profesionalisme dan dedikasinya kepada para penggemar di tengah situasi yang sulit.
"Sedih rasanya tahu Karina merasa bersalah soal Penjualan lightstick itu. Bukan salahnya SM tidak melakukan semuanya dengan benar."
"Menyebalkan sekali dia harus datang dan meminta maaf kepada penggemar atas ketidakmampuan SM."
"Aku hanya berharap dia tahu penggemar akan tetap bahagia, tapi ya, semuanya bisa lebih baik kalau SM tidak selalu mengacaukan segalanya."
"Karina dan para gadis seharusnya tidak perlu merasa bersalah atau terus-menerus meminta maaf untuk hal-hal yang di luar kendali mereka…," "Mereka pantas mendapatkan yang lebih baik dari perusahaan brengsek itu."
"Karina sudah meminta perbaikan lightstick selama lebih dari setahun, dan setelah semua penundaan ini, SM berani-beraninya tidak menyelesaikannya tepat waktu dan mengirim artis mereka untuk meminta maaf atas ketidakmampuan mereka, padahal itu bukan tanggung jawabnya. Sungguh tidak profesional."
"Karina kembali meminta maaf atas nama SM karena ia ingin mereka merilis lightstick secara Online sebelum konser. Dia khawatir MY harus mengantre saat cuaca di luar PANAS SEKALI, tetapi SM tidak bisa karena masalah produksi."
Menjelang konser aespa, kontroversi terus memicu diskusi dan perdebatan. Meskipun Karina aespa telah berusaha sebaik mungkin untuk berkomunikasi langsung dengan penggemar dan menyampaikan penyesalannya, jelas bahwa pengguna media sosial justru menyalahkan SM Entertainment, menekankan bahwa Agensi tersebut harus bertanggung jawab atas kekacauan seputar perilisan lightstick tersebut.***
Editor : Irma Nurfajri


