Akademi Persib U-15 dan U-18 Tak Terbendung di Liga Putri Nasional Bandung 2025
Akademi Persib tak terbendung di Liga Putri Nasional seri Bandung 2025 yang berlangsung di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom Cimahi. Tak hanya U-15, tapi juga U-18.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Akademi Persib tak terbendung di Liga Putri Nasional seri Bandung 2025 yang berlangsung di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom Cimahi. Tak hanya U-15, tapi juga U-18.
Keduanya sama-sama berada di puncak klasemen Liga Putri Nasional yang bertajuk Hydroplus Soccer League 2025 dengan poin sempurna. Tak pernah merasakan hasil imbang termasuk juga kekalahan dari tiga laga yang telah dijalani.
Pelatih Akademi Persib Putri, Naftalia Nurayalza Sormin menyampaikan rasa senangnya atas perolehan yang diraih anak asuhnya.
“Tetap kami tidak memandang kita puncak klasemen atau di bawah ataupun di tengah, tapi kita tetap selalu setiap match-nya memperjuangkan yang terbaik,” ujar Naftalia di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom Cimahi.
Persib Putri bahkan berhasil mengalahkan Mojang Priangan yang merupakan pesaingnya di kategori U-15. Mereka berhasil menang dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Resvia Nurazmi Putri pada menit ke-41.
“Untuk Mojang Priangan dan Akademi itu memang satu keluarga, tapi tetap di lapangan anak-anak bisa profesional itu yang buat saya dan kami para pelatih salut. Mereka juga tetap bermainnya secara sportifitas dan kita tekankan untuk tetap fair play dan tidak ada niat untuk mencelakai satu sama lain,” kata Naftalia.
Sementara itu, Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad mengatakan gelaran Hydroplus Soccer League 2025 ini sangat bagus. Apalagi ini merupakan kompetisi resmi di Indonesia.
“Sangat bagus karena semakin ada liga, regenerasi sepakbola putri, apalagi sepakbola putri kita tidak memiliki kejuaraan resmi,” kata Imam.
Disisi lain, Direktur Program Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono menilai para peserta sudah menunjukan perkembangan yang signifikan di setiap pertandingan yang dijalani.
“Dari sisi kualitas dari tim peserta semakin baik karena mereka mainnya tiap dua minggu sekali, jadi mereka ada waktu mengevaluasi timnya, terus berlatih, kemudian bertanding lagi. Melihat dari kemajuan dan perkembangannya sangat menggembirakan sebenarnya. Ini menjadi wadah yang sangat baik buat adik adik kita di U-15 dan U-18 untuk mengembangkan talenta-talenta bermain sepak bolanya,” ujar Teddy.
Ini juga, lanjutnya, menjadi wadah yang baik bagi pemain Timnas Indonesia untuk mengasah kemampuan teknik dan fisiknya. Sehingga ketika mendapatkan panggilan, keadaannya sudah dalam keadaan siap.
“Jadi secara perbedaan dengan TC jangka panjang pasti beda karena mereka pasti lebih baik untuk matang di Liga seperti ini, kompetisi bermain secara reguler, sehingga kondisi otot, fisik, kemampuan bermain strategi jadi lebih terasah. Jadi akan menjadi wadah yang baik bagi mereka untuk selalu siap dipanggil Timnas,” pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti


