Akhir Tahun, Pemprov Jabar Siaga Inflasi

Pemprov Jabar menggelar rapat koordinasi terkait pengendalian inflasi di penghujung 2024.

Akhir Tahun, Pemprov Jabar Siaga Inflasi
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, dalam rakor edisi kali ini, ditekankan bagaiman pemerintah harus siaga menjaga stabilitas inflasi. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Pemprov Jabar menggelar rapat koordinasi terkait pengendalian inflasi di penghujung 2024.

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, dalam rakor edisi kali ini, ditekankan bagaiman pemerintah harus siaga menjaga stabilitas inflasi.

Sehingga diharapkan, tidak terjadi gejolak harga pada akhir tahun 2024 akibat inflasi di Jabar.

"Itu kan (rakor) mingguan, cuma tadi itu arahannya supaya betul-betul memerhatikan, inflasi dijaga betul dan ini hal yang rutin dilakukan oleh Kemendagri setiap minggu," ujar Bey Machmudin kepada INILAH, Senin 9 Desember 2024.

Dia menambahkan, koordinasi rutin yang dilakukan berjenjang, mulai dari Kementerian Dalam Negeri, pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota terhadap mitigasi inflasi, diapresiasi Presiden Prabowo Subianto.

Sebab, melalui koordinasi semua potensi terjadi inflasi dapat diminimalisir. Salah satunya dengan memasifkan gerakan menanam bahan pokok, hingga subsidi silang antar daerah.

"Pak Presiden mengapresiasi Kemendagri yang selalu konsisten terhadap inflasi karena sangat penting dan tadi ada beberapa contoh, bagaimana menangani inflasi seperti gerakan menanam bahan pokok terus koordinasi dan kerjasama antar daerah. Di tempat yang surplus, mengirim kepada yang kurang. Itu satu cara mengatasi inflasi," ucapnya.

Sementara terkait deflasi yang sempat terjadi di Jabar, Bey Machmudin mengaku saat ini sudah terbilang baik. Dimana gairah daya beli masyarakat mulai pulih.

"Dijaga, deflasi karena barang tersedia daya beli rendah. Tapi kemarin, November sudah lumayan, naik lagi," tandasnya. 


Editor : Doni Ramdhani