Akhirnya, Barcelona Juara La Liga, Espanyol vs FC Barcelona 0-2, Anak Muda Ini Pahlawannya
Akhirnya, Barcelona juara La Liga musim 2024-25. Mereka memastikan setelah memenangkan duel Espanyol vs FC Barcelona 0-1.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Barcelona – Akhirnya, Barcelona juara La Liga musim 2024-25. Mereka memastikan setelah memenangkan duel Espanyol vs FC Barcelona 0-2.
Lamine Yamal menjadi bintang sukses Barcelona juara La Liga. Dialah yang membuka gol kemenangan dalam pertandingan Espanyol vs FC Barcelona itu.
Memasuki injury time, Fermin Lopez memperbesar keunggulan Blaugrana. Dia mencetak gol menjadikan kedudukan Espanyol vs FC Barcelona menjadi 0-2.
Gol Lamine Yamal dan Fermin Lopez pada duel Espanyol vs FC Barcelona membuat Blaugrana tak mungkin terkejar lagi di puncak klasemen.
Barcelona kini mengoleksi 85 poin dari 36 pertandingan yang sudah dimainkan. Mereka unggul tujuh poin dari rival bebuyutannya, Real Madrid.
Dengan tinggal menyisakan dua pertandingan lagi, tak mungkin bagi Real Madrid untuk mengejar torehan poin Barcelona.
Pertandingan Espanyol vs FC Barcelona berlangsung di Stadion RCDE, Barcelona, Jumat dinihari WIB.
Kedua kubu sama-sama memburu kemenangan pada duel Espanyol vs FC Barcelona ini. Mereka punya kepentingan yang berbeda.
Meskipun Barcelona lebih dominan dalam penguasaan bola, pemilik peluang terbaik justru Espanyol. Untuk bagi Barcelona, mereka punya kiper trengginas sekelas Wojciech Szczsesny.
Kiper asal Polandia itulah yang melakukan penyelamatan gemilang di pertengahan babak pertama. Padahal, dia tinggal sendirian saat menghadapi penyerang lawan yang lolos.
Baru empat menit laga Espanyol vs FC Barcelona jalan, tuan rumah langsung membuka peluang. Urko Gonzalez hampir saja menjebol gawang lawan.
Pasukan Manolo Gonzales ini melakukan serangan balik yang cepat. Roberto membuat keputusan tepat, mengirim umpan ke arah Urko Gonzales.
Sayangnya, tendangan pemain asal Basque ini masih melambung tipis di atas mistar gawang Wojciech Szczesny.
Barcelona yang tampil dominan dengan penguasaan bola, kurang bisa menembus pertahanan lawan. Mereka kerap tak bisa menusuk jika sudah sampai di kotak penalti Espanyol.
Salah satu kesempatan yang didapatkan Barcelona dimiliki Robert Lewandowski di menit ke-13. Dia mendapatkan bola di sisi kotak penalti Espanyol.
Robert Lewandowski, striker asal Polandia itu, langsung mengeksekusi. Tendangannya melebar. Padahal, sesungguhnya dia mengirim umpan kepada Lamine Yamal di sektor kanan.
Tiga menit berselang, pemain Espanyol Javi Puado sebenarnya sudah tinggal berhadapan langsung dengan kiper Wojciech Szczesny. Dia menerima umpan jarak menengah.
Tendangan Javi Puado sepertinya akan masuk ke pojok kanan gawang Barcelona. Tapi, Wojciech Szczesny melakukan penyelamatan gemilang. Dia menepis tendangan kapten Espanyol tersebut.
Hingga 30 menit pertandingan jalan, Barcelona mendominasi penguasaan bola. Mereka memiliki perbandingan 16:84. Tapi, guliran bola Barcelona jarang bisa bisa menghadirkan ancaman bahaya.
Lamine Yamal mencoba peruntungan di menit ke-35. Tapi, upayanya menembus gawag Espanyol juga gagal.
Peluang ini berasal dari serangan balik yang dibangun Dani Olmo. Bekerja sama dengan Pedri, mereka mengirim umpan ke arah Yamal. Sayangnya, tembakan Lamine Yamal masih melebar.
Delapan menit babak kedua jalan, Lamine Yamal akhirnya memecah kebuntuan. Dia menerima bola sodoran dari Dani Olmo dan melepaskan tembakan dari sisi kotak penalti.
Semenit setelah gol itu, Dani Olmo sempat menerima umpan di sisi kotak penalti. Dari posisi yang menjanjikan, dia melepaskan tembakan. Sayang bola masih diblok bek Espanyol.
Barcelona sendiri mencoba mempertahankan keunggulannya dengan penguasaan bola. Mereka memainkan umpan-umpan pendek sekali sentuh ala tiki-taka.
Espanyol tinggal bermain dengan 10 orang sejak menit ke-80. Wasit Cesar Soto memberikan kartu merah langsung kepada Leandro Cabrera setelah berkonsultasi dengan petugas VAR.
Lamine Yamal hampir saja menggandakan keunggulan Barcelona empat menit menjelang waktu normal habis. Dia menerima umpan mendatar presisi di kotak penalti, mengontrol bola, mengirimnya ke kanan gawang. Sayangnya, kiper Joan Garcia bisa melakukan penyelamatan gemilang.
Enam menit memasuki injury time, Fermin Lopez akhirnya mencetak gol kedua untuk Barcelona. Dia melepaskan tembakan dari sisi kotak penalti dan bersarang di pojok gawang Espanyol. (*)
Editor : Zulfirman


