Akibat Hujan Deras, Tempat Pemakaman Warga Batakal Dilanda Longsor

Hujan deras  mengguyur Kota Bogor pada Rabu 14 Mei 2025 malam menyebabkan longsor di area pemakaman warga di Kampung Batakal, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Longsor kali ini mengakibatkan sejumlah makam rusak.

Akibat Hujan Deras,  Tempat Pemakaman Warga Batakal Dilanda Longsor
Hujan deras  mengguyur Kota Bogor pada Rabu 14 Mei 2025 malam menyebabkan longsor di area pemakaman warga di Kampung Batakal, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Longsor kali ini mengakibatkan sejumlah makam rusak.

INILAHKORAN, Bogor - hujan deras  mengguyur Kota Bogor pada Rabu 14 Mei 2025 malam menyebabkan longsor di area pemakaman warga di Kampung Batakal, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. longsor kali ini mengakibatkan sejumlah makam rusak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Hidayatulloh menuturkan, bahwa longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil.

"Jadi peristiwa tersebut terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi dan tanah yang labil," ungkap Hidayatulloh kepada wartawan pada Kamis 15 Mei 2025.

Hidayatulloh memaparkan, area makam yang terdampak memiliki ketinggian 7 meter dan lebar 18 meter, dengan total delapan makam terbawa longsor.

"Sebanyak tiga jenazah sudah dievakuasi oleh pengurus pemakaman, sementara lima jenazah lainnya masih dalam proses evakuasi dan menunggu konfirmasi dari pihak keluarga," paparnya.

Ia menjelaskan, Petugas BPBD bersama aparatur wilayah saat ini tengah melakukan asesmen di lokasi. Langkah darurat yang dilakukan antara lain menutup area longsor dengan terpal serta merekomendasikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) kepada dinas terkait.

"Jadi kami mengirimkan rekomendasi kepada OPD terkait untuk dibuat TPT dilokasi longsor," jelasnya.

Sementara itu, warga Batakal, Yadi mengatakan, bahwa area makam memang sudah menunjukkan tanda-tanda keretakan sebelum longsor terjadi.

"Saya sudah feeling dari awal karena sudah ada retak-retak. Dari sebelum hujan itu sudah retak besar, dan begitu hujan deras langsung longsor," ungkap Yadi.

Yadi menjelaskan, area makam tersebut merupakan tanah wakaf milik warga dan dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

"Makam yang belum terdampak ini juga akan dipindahkan oleh pihak keluarganya," pungkasnya.


Editor : JakaPermana