Akibat Pertempuran NewJeans dan ADOR, Seniman yang Bekerja dengan ILLIT jadi Korban Pelecehan

Seniman yang bekerja dengan ILLIT kini m3njadi korban pelecehan karena berkaitan dengan NewJeans.

Akibat Pertempuran NewJeans dan ADOR, Seniman yang Bekerja dengan ILLIT jadi Korban Pelecehan
ILLIT yang kembati dituduh meniru NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Seniman yang bekerja sama dengan ILLIT telah menjadi Korban Pelecehan penggemar karena berkaitan dengan NewJeans.

Di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara NewJeans dan ADOR, ILLIT dibawa ke dalam perselisihan karena beberapa alasan.

Alasan perselisihan ini termasuk Plagiarisme dan tuduhan bahwa girl grup ILLIT mengabaikan NewJeans.

Di tengah pertarungan hukum yang sedang berlangsung, ILLIT bersiap untuk kembali, dan membagikan “mosi trek” untuk membuat penggemar bersemangat.

Seorang pengguna di X berbagi berita besar bahwa dia telah bekerja sama dengan ILLIT untuk comeback terbarunya, dan berbagi kegembiraannya.

Akan tetapi, meski banyak penggemar yang senang dengan OP, kutipannya penuh dengan penggemar yang mengirimkan kebencian dan kritik terhadap artis tersebut.

Kgphususnya berbagi kebencian karena mereka mengungkit bahwa di masa lalu, OP pernah mengatakan bahwa dia adalah penggemar NewJeans.

"Kalian juga meniru omong kosong ini, jalang," "jalang berkepala bob itu melakukannya lagi," "tidak ada satu pun tulang punggung."

"Alasan sebenarnya kenapa semua ini dimulai adalah karena orang-orang seperti ini. BERHENTI mengambil kreativitas orang lain dan mengklaimnya sebagai milikmu.."

OP kemudian harus membela diri dengan menjelaskan bahwa seseorang dapat menjadi penggemar beberapa kelompok.

"Bahkan tidak bisa menyukai banyak grup akhir-akhir ini…" Postingan tersebut sampai ke Reddit dan memicu kemarahan.

Netizen tak habis pikir mengapa penggemar tega menjadikan artis itu target mereka hanya karena pekerjaannya, tetapi mereka menjelaskan bahwa kejadian seperti ini bukan yang pertama kali terjadi, terutama di tengah-tengah masalah yang terjadi dengan NewJeans dan ADOR.***


Editor : Irma Nurfajri