Akselerasi SNI Genteng Jabar, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Akselerasi SNI Genteng Jabar, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Akselerasi SNI Genteng Jabar, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi produsen genteng, sebagai langkah strategis memperluas pasar, sekaligus menopang program gentengisasi yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Akselerasi ini menyasar sentra-sentra produksi unggulan, seperti Jatiwangi dan Plered yang selama ini dikenal sebagai basis industri genteng tradisional di Jabar. 

Pemprov menilai, tanpa sertifikasi SNI, produk lokal akan sulit menembus pasar nasional dan hanya bergantung pada proyek pemerintah seperti perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, fasilitasi sertifikasi terus digenjot agar pelaku usaha memiliki standar mutu yang diakui secara luas.

"Yang Jatiwangi sudah kita fasilitasi SNI-nya, supaya bukan hanya mengandalkan problem pemerintah seperti rutilahu, tapi juga bisa masuk pasar konvensional," ujar Herman di Kota Bandung baru-baru ini.

Upaya tersebut mulai menunjukkan progres. Dari puluhan pengrajin yang ada, sebagian telah lolos tahapan uji kualitas menuju sertifikasi penuh.

"Itu ada delapan pengrajin di Jatiwangi sudah memiliki SNI. Itu kan luar biasa, bisa masuk ke program pemerintah, bisa masuk ke pasar bebas," ucapnya.

Sementara itu, sentra genteng Plered kini menjadi fokus berikutnya. Pemprov Jabar tengah mendorong para produsen agar segera mengikuti proses sertifikasi demi meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar.

Tak hanya mengejar pertumbuhan industri, Herman menekankan pentingnya keseimbangan antara ekspansi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan sektor ini.

"Jadi intinya, pertumbuhan kita pacu, tapi harus memerhatikan keberlanjutan. Terutama kelestarian alam," tandasnya. ***


Editor : JakaPermana