Amankan Jalur Mudik, Polda Jabar Terjunkan Ribuan Personel

Untuk menghadapi dan mengamankan operasi Ketupat Lodaya 2025, Polda Jabar dan TNI serta pemerintah Provinsi, menyiapkan ribuan personel yang bakal ditempatkan di titik-titik arus mudik.

Amankan Jalur Mudik, Polda Jabar Terjunkan Ribuan Personel
Foto Cesar Yudistira

INILAHKORAN, Bandung - Untuk menghadapi dan mengamankan Operasi Ketupat Lodaya 2025, Polda Jabar dan TNI serta pemerintah Provinsi, menyiapkan ribuan personel yang bakal ditempatkan di titik-titik arus mudik.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan operasi digelar kurang lebih selama dua pekan, mulai dari 23 Maret sampai 8 April 2025.

"Ada kurang lebih 24.976 personel yang terdiri dari 15.549-nya personel Polri sendiri dan personil TNI serta instansi terkait ada kurang lebih 9.327 personel," kata dia usai apel, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis, 20 Februari 2025.

Untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, polisi pun telah mendirikan  341 pos untuk mendukung kelancaran pemudik dalam berkendara juga dibangun dan tersebar di beberapa titik di Jawa Barat. Adapun rinciannya 253 pos pengamanan, 64 pos pelayanan, dan 24 pos terpadu.

"Pos terpadu itu kita bersama-sama dengan rekan-rekan kita tentunya dari Dinas Perhubungan, dari Jasa Raharja, Jasa Marga," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar, Kombes Pol Dodi Darjanto mengatakan untuk jalur mudik di Jabar, baik selatan, utara dan jalan tol, infrastruktur jalan dalam kondisi baik.

Guna mengantisipasi kemacetan, nantinya akan disiapkan tim pengurai kemacetan. Tim tersebut terdiri dari gabungan TNI-Polri dan instansi terkait, yang tersebar di beberapa titik jalur.

"Untuk itu tim urai dan tim patroli yang berkesinambungan yang nanti kami setting juga yang utamanya dari jam 12 sampai jam 6 pagi itu diharapkan dapat menekan kecepatan kendaraan yang melintas di jalan tol," ungkapnya

Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati ketika berkendara, apalagi saat momen mudik. Pengguna mobil yang melewati jalan Tol, lanjutnya, diimbau memacu kendaraan tidak lebih dari 100 kilometer per jam meski batas maksimalnya 120 kilometer per jam.

"Jadi kalau memang ingin cepat sampai tujuan, mengatur waktunya bukan mengatur kendaraan menjadi cepat. Sehingga masyarakat juga dapat sampai tujuan ke tempat mudik lebih aman dan lancar," imbaunya. 


Editor : Ahmad Sayuti