Andre Yunus Dirawat Intensif di RSCM, Mata Kanan Alami Kerusakan Serius
Pihak RSCM mengungkapkan terkait kondisi aktivis KontraS, Andre Yunus usai jadi korban penyiraman air keras.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Aktivis KontraS, Andre Yunus saat ini menjalani perawatan intensif di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo setelah mengalami luka bakar akibat paparan cairan kimia yang mengenai wajah dan sejumlah bagian tubuhnya.
Peristiwa ini membuat Andre Yunus harus mendapatkan penanganan cepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) setelah datang pada Jumat dini hari. Tim medis langsung melakukan tindakan awal untuk menstabilkan kondisi pasien yang mengalami luka cukup serius.
Menurut Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, Andre Yunus mengalami luka bakar di beberapa area vital seperti wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan. Selain itu, korban juga mengalami gangguan penglihatan pada mata kanan.
“Pemeriksaan awal menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada luka,” jelasnya.
Luka Bakar dan Kerusakan Mata Jadi Fokus Penanganan
Tim medis menemukan bahwa luka bakar yang dialami korban sempat diperkirakan mencapai sekitar 24 persen dari total permukaan tubuh. Namun setelah evaluasi lanjutan, angka tersebut dikoreksi menjadi sekitar 20 persen.
Meski demikian, kondisi paling serius terjadi pada bagian wajah, khususnya sisi kanan, termasuk mata kanan yang mengalami trauma kimia berat.
Cedera tersebut bahkan dikategorikan sebagai luka tingkat tiga pada fase akut, yang berdampak pada penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.
Jalani Operasi dan Perawatan Intensif
Untuk menangani kerusakan pada mata, tim dokter melakukan prosedur pembersihan jaringan yang terdampak serta tindakan transplantasi membran amnion. Langkah ini bertujuan melindungi permukaan mata sekaligus mempercepat proses penyembuhan.
Selain itu, pasien juga menjalani perawatan luka secara menyeluruh, termasuk pemberian antibiotik, obat antiinflamasi, vitamin, serta terapi untuk menjaga tekanan bola mata tetap stabil.
Saat ini, korban dirawat di unit perawatan khusus atau High Care Unit (HCU) luka bakar dengan pengawasan ketat dari tim medis multidisiplin, mulai dari dokter spesialis mata, bedah plastik rekonstruksi, hingga tim kegawatdaruratan.
kondisi Stabil, Pemulihan Masih Berlanjut
Pihak rumah sakit memastikan kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam keadaan yang mengancam jiwa. Namun, proses pemulihan masih membutuhkan waktu dan penanganan bertahap.
Ke depan, tidak menutup kemungkinan pasien akan menjalani tindakan lanjutan seperti rekonstruksi jaringan untuk membantu mengembalikan fungsi tubuh, termasuk penglihatan.
Editor : Firda Rachmawati

