Pemprov DKI Siap Terapkan WFH dan Hemat BBM Ikuti Arahan Prabowo
kebijakan dari pemerintah pusat akan diimplementasikan di Jakarta. Menurutnya, langkah ini penting untuk merespons dinamika global yang berpotensi memengaruhi s
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), termasuk mempertimbangkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai langkah antisipatif menghadapi dampak krisis global.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa kebijakan dari pemerintah pusat akan diimplementasikan di Jakarta. Menurutnya, langkah ini penting untuk merespons dinamika global yang berpotensi memengaruhi sektor energi.
“Semua arahan dari pemerintah pusat akan kami jalankan di DKI Jakarta,” ujarnya.
Pramono menjelaskan, konflik berkepanjangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi menekan pasokan energi dunia, termasuk gas dan BBM yang juga berdampak ke Indonesia.
Selain itu, ia menyoroti bahwa harga BBM saat ini sudah mengalami kenaikan signifikan. Meski begitu, ia memastikan stok BBM di Jakarta masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan.
“Untuk ketersediaan BBM di Jakarta masih aman, jadi tidak perlu ada panic buying,” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk mulai melakukan penghematan konsumsi BBM sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian global.
Menurut Prabowo, situasi geopolitik di kawasan Eropa dan Timur Tengah berpotensi memicu kenaikan harga energi dunia. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor energi, tetapi juga bisa merembet ke harga pangan.
Karena itu, pemerintah menilai perlu adanya langkah-langkah proaktif, termasuk mendorong efisiensi penggunaan energi serta mempertimbangkan penerapan WFH guna mengurangi konsumsi BBM.
Meski Indonesia disebut dalam kondisi relatif aman, Prabowo menekankan bahwa upaya penghematan tetap harus dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi krisis global.
Editor : Firda Rachmawati

