Anggaran Rp15 Miliar, Kontingen Kabupaten Bekasi Tetap All Out di Porprov Jabar
Kontingen Kabupaten Bekasi siap tampil spartan pada Porprov XV Jawa Barat 7-20 November 2026. Meski anggaran terbatas, KONI menargetkan minimal tiga besar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Kontingen Kabupaten Bekasi menyatakan siap tampil spartan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026.
Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya Kabupaten Bekasi untuk menjaga tradisi prestasi di tengah keterbatasan dukungan anggaran dari pemerintah daerah.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Reza Luthfi Hasan, menegaskan bahwa prestasi olahraga telah menjadi bagian dari harga diri daerah.
“Prestasi sudah menjadi prestise, bicara prestasi adalah harga diri. Kami akan all out dan tampil spartan di Porprov nanti untuk menjaga tradisi prestasi,” kata Reza di Cikarang, Selasa.
Atlet dan Pelatih Kabupaten Bekasi Terus Matangkan Persiapan
Reza mengatakan para atlet dan pelatih terus mematangkan persiapan menghadapi ajang olahraga empat tahunan terbesar di Jawa Barat tersebut.
Menurut dia, Kabupaten Bekasi ingin tetap berada di level tertinggi sekaligus melanjutkan tradisi sebagai salah satu kekuatan utama olahraga di Jawa Barat.
“Secara kesiapan atlet dan pelatih, kita sudah siap. Rutinitas latihan memang selalu berjalan setiap hari. Tinggal penunjang untuk di lokasi pertandingan nanti,” katanya.
KONI Kabupaten Bekasi memastikan program latihan tetap berjalan meskipun persiapan menuju Porprov XV Jawa Barat menghadapi sejumlah keterbatasan.
Kekuatan Kontingen Bekasi Capai 1.300 Orang
Reza memaparkan kekuatan sesungguhnya Kabupaten Bekasi sedikitnya mencapai 1.300 orang.
Jumlah tersebut terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial yang dipersiapkan untuk mengikuti berbagai cabang olahraga pada Porprov XV Jawa Barat.
Namun, seluruh komposisi kontingen masih menjalani proses verifikasi untuk memastikan jumlah peserta benar-benar efektif dan efisien.
Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi anggaran serta peluang prestasi dari setiap cabang olahraga.
Berdasarkan hasil pemantauan terkini, jumlah atlet yang dinyatakan siap berangkat mencapai sekitar 700 atlet.
Anggaran Porprov Turun Drastis Menjadi Rp15 Miliar
Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi kontingen Kabupaten Bekasi.
Anggaran untuk menghadapi Porprov XV Jawa Barat tahun 2026 sebesar Rp15 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan Porprov edisi sebelumnya.
Pada ajang empat tahun sebelumnya, dukungan anggaran untuk Kabupaten Bekasi hampir mencapai Rp80 miliar.
Saat itu, Kabupaten Bekasi berhasil mencatatkan prestasi tinggi dengan meraih predikat juara umum.
Meski terjadi penurunan anggaran yang cukup signifikan, KONI Kabupaten Bekasi memastikan kondisi tersebut tidak akan mengurangi semangat para atlet.
Dana yang tersedia akan dioptimalkan untuk menunjang keberangkatan dan kebutuhan kontingen selama pertandingan.
Kabupaten Bekasi Targetkan Minimal Tiga Besar
Reza menegaskan Kabupaten Bekasi tetap memasang target tinggi pada Porprov XV Jawa Barat.
Target minimal berada di posisi tiga besar menjadi sasaran yang harus diperjuangkan seluruh atlet dan kontingen.
“Kita tidak akan malu-maluin Kabupaten Bekasi. Pahitnya, target kita di tiga besar harus kita capai. Memang anggaran menentukan, tapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Karena hampir semua daerah juga sama,” ucapnya.
Menurutnya, keterbatasan anggaran memang memberikan pengaruh terhadap persiapan, namun bukan menjadi satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan sebuah kontingen.
Semangat, kualitas atlet, kesiapan pelatih, dan strategi pertandingan juga menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.
Atlet Kabupaten Bekasi Disebut Belum Digaji 11 Bulan
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum KONI Kabupaten Bekasi Roy Kamarullah mengungkapkan persoalan lain yang dihadapi kontingen.
Selain minimnya dukungan anggaran, hak para atlet disebut belum sepenuhnya terpenuhi.
Roy mengatakan para atlet telah mengalami keterlambatan pembayaran gaji selama 11 bulan.
“Sudah 11 bulan mereka (atlet) tidak digaji. Kami tetap berusaha dan menjanjikan gaji akan dibayar kepada atlet. Namun di sisi lain, kami juga kesulitan untuk operasional sehari-hari,” ujarnya.
KONI Kabupaten Bekasi berharap hak para atlet dapat segera diselesaikan sebelum dimulainya pertandingan Porprov XV Jawa Barat.
KONI Targetkan Gaji Atlet Dibayar Sebelum Porprov
Roy menegaskan pembayaran gaji atlet menjadi salah satu perhatian penting menjelang dimulainya Porprov.
Menurutnya, para atlet harus mendapatkan hak mereka agar dapat bertanding dengan tenang dan fokus membawa nama Kabupaten Bekasi.
“Gaji sebelum kick off Porprov harus sudah dibayar karena itu hak mereka. Dan kami ingin para atlet bermain dengan tenang dan penuh semangat,” pungkas Roy.
Dengan waktu persiapan yang terus berjalan menuju Porprov XV Jawa Barat pada 7-20 November 2026, Kabupaten Bekasi berharap seluruh persoalan pendukung dapat segera diselesaikan.
Kontingen Kabupaten Bekasi pun bertekad tampil maksimal untuk mempertahankan tradisi prestasi dan memenuhi target minimal berada di posisi tiga besar Jawa Barat.***
Editor : JakaPermana

