Angin Puting Beliung, 35 Rumah Warga Tanjungsari Rusak

Puluhan rumah warga di Kampung Cibeureum, Desa Buana Jaya, Tanjungsari Kabupaten Bogor mengalami rusak ringan hingga sedang akibat dampak bencana alam angin puting beliung.

Angin Puting Beliung, 35 Rumah Warga Tanjungsari Rusak
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Tanjungsari - Puluhan rumah warga di Kampung Cibeureum, Desa Buana Jaya, Tanjungsari Kabupaten Bogor mengalami rusak ringan hingga sedang akibat dampak bencana alam angin puting beliung.

Camat Tanjungsari Sutisna mengatakan, bencana alam angin puting beliung itu terjadi pada Minggu (29/3/2020) pukul 17.30 WIB. Hasil pendataan sementara, terdapat 35 rumah yang mengalami kerusakan.

"Dari 35 rumah yang mengalami kerusakan, hanya satu rumah yang mengalami rusak sedang karena ruangan dapurnya tertimpa pohon besar," kata Sutusna kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Mantan Camat Ciomas ini menerangkan walaupun berdampak cukup luas, bencama alam angin puting beliung ini tidak menimbulkan korban luka ataupun meninggal dunia.

"Memang bencana alam angin puting beliung ini berdampak hingga ke beberapa rukun warga, namun Alhamdulillah tidak ada korban luka ataupun meninggal dunia atas peristiwa ini. Biasanya angin puting beliung menimpa Desa Tanjungrasa namun tahun ini bergeser arahnya ke Desa Buana Jaya," terangmya.

Sutisna menuturkan pihaknya akan melakukan pendataan ulang, lalu hasilnya akan dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk selanjutnya mendapatkan bantuan sosial.

"Semua rumah yang mengalami kerusakan akan kami laporkan ke BPBD, nanti setelah ditinjau tim BPBD mudah-mudahan warga mendapatkan bantuan sosial berupa uang, sembako atau lainnya," tutur Sutisna.

Dia melanjutkan, pascabencana alam puting beliung iti pemerintahan desa Buana Jaya bersama warga sekitar hari ini langsung melakukan perbaikan secara gotong-royong.

"Warga sekitar bersama Pemdes Buana Jaya secara swadaya sudah melakukan perbaikan di Kampung Cibeureum yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, hal ini dilakukan agar atap rumah warga tidak lagi bolong-bolong karena hampir tiap hari Kabupaten Bogor diguyur hujan cukup deras," lanjutnya. (Reza Zurifwan) 


Editor : Doni Ramdhani