Anies Baswedan Unggul Mutlak di Polling Twitter, Publik Singgung Survei Berbayar

Bertolak belakang dengan hasil semua lembaga survei, polling yang dilakukan Indonesia Lawyers Club membuahkan Anies Baswedan sebagai calon presiden pilihan publik.

Anies Baswedan Unggul Mutlak di Polling Twitter, Publik Singgung Survei Berbayar
Anies Baswedan seusai menjalankan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta.

INILAHKORAN, Jakarta – Bertolak belakang dengan hasil semua lembaga survei, polling yang dilakukan indonesia lawyers club membuahkan anies baswedan sebagai calon presiden pilihan publik.

indonesia lawyers club menggelar polling calon presiden pilihan tak lama setelah PDI Perjuangan menetapkan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres. Hasilnya, anies baswedan menjulang tak tertandingi.

Dalam pernyataannya, indonesia lawyers club menyebutkan polling berlangsung selama satu hari, dimulai Jumat pukul 14.24 WIB dan berakhir Sabtu pukul 14.24. anies baswedan, dalam polling ini, tak tertandingi.

Diikuti 60 ribu voters melalui fitur poll di twitter, anies baswedan yang diusung Koalisi Perubahan, meraup suara 65 persen. Persolehan anies baswedan yang diusung Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa, jauh meninggalkan pesaingnya.

Uniknya, Ganjar Pranowo yang oleh hampir sebagian lembaga survei ditempatkan pada elektabilitas tertinggi, pada polling indonesia lawyers club justru menempati posisi terendah.

Ganjar Pranowo hanya memiliki perolehan pilihan suara pada tingkat 16 persen. Dia pun masih kalah oleh Prabowo Subianto yang memiliki 19 persen pilihan publik.

Hasil polling ini memunculkan beragam tanggapan dari pengguna akun twitter. Salah satunya oleh akun twitter @satriiobudi dengan menuliskan: “yg milih ganjar gak main twitter” sambil membubuhkan emoji tertawa.

Pengguna twitter lainnya, @QodryAmir menyebutkan polling ini menempatkan anies baswedan di posisi teratas karena tidak dilakukan dengan survei berbayar.

“Surveinya gratisan, makanya Anies unggul jauh di atas Prabowo dan Ganjar. Coba kalo dibayar, dipastikan Anies nomor buncit,” kicaunya.

Sementara pengguna akun @fair_n_just berkomentar: Trus nanti kalo kalah pas pemilu beneran, ngamuk2. Dasarnya menang di polling twitter ILC. Gitu?

anies baswedan sendiri mengucapkan selamat kepada Ganjar Pranowo yang ditetapkan sebagai bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan.

"Selamat saya ucapkan selamat kepada Pak Ganjar, Insyaallah amanat yang diemban, bisa dibawa dengan baik dan semoga ini semua akan membuat demokrasi kita makin matang dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," kata anies baswedan usai menunaikan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu.

Anies, yang diusung sebagai bakal capres oleh Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS, hingga kini belum mengumumkan siapa bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya pada Pemilu 2024.

"Kita Lebaran dulu sampai selesai, baru (hari ini) Lebaran, nanti habis Lebaran," imbuhnya.
Menurut dia, saat ini masyarakat masih merayakan Idul Fitri dan tidak membicarakan politik.

"Gini, berarti habis Lebaran hari ke berapa hari ke berapa? Santai dulu, pokoknya yang penting sekarang ini kita sama-sama merayakan Idul Fitri, karena seluruh masyarakat juga saat ini tidak lagi bicara politik. Masyarakat sekarang sedang membicarakan kehangatan kumpul bersama, saling memaafkan dengan keluarga, dengan masyarakat, dengan lingkungan," jelasnya.

Anies melaksanakan salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, bersama istrinya, Feri Farhati, sang ibu, Aliyah Rasyid Baswedan, serta dua anaknya Kaisar Hakam Baswedan dan Ismail Hakim Baswedan. Aliyah Rasyid Baswedan juga sempat memanjatkan doa untuk Anies.

"Ya Allah, ya Robbi, kami sampaikan kepadamu kau tempat satu-satunya. Ya Allah, takdirkan kami yang terbaik, kami tidak tahu yang terbaik, semoga Allah menakdirkan yang terbaik bagi Anies bagi seluruh bangsa Indonesia. Amin," kata Aliyah Rasyid.

Untuk diketahui, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, ada 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.***


Editor : Zulfirman