Anies Disambut di Tasikmalaya, Ridwan Kamil Apresiasi Wagub Uu
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai kunjungan Anies Baswedan ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kabupaten Tasikmalaya, tidak perlu dihubung-hubungkan dengan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai kunjungan Anies Baswedan ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kabupaten Tasikmalaya, tidak perlu dihubung-hubungkan dengan politik, khususnya dengan agenda Pilpres 2024 mengingat momentumnya masih jauh.
Terlebih Ridwan Kamil sampaikan, pemilihan presiden di Indonesia selalu memberi kejutan di akhir. Hal tersebut terbukti pada Pilpres 2019 lalu, di mana Maruf Amin dicalonkan menjadi pendamping Joko Wododo dan Sandiaga Uno bersanding dengan Prabowo Subianto.
"Ini menunjukkan politik itu bukan matematika tidak bisa dihitung jauh-jauh hari. Tapi kalau komunikasi itu harus dibangun saya kira itu baik," ujar Ridwan Kamil, Jumat (7/2/2020).
Ridwan Kamil mengapresiasi sambutan positif keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Huda yang menerima kedatangan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Dia juga tidak keberatan dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum turut serta mendampingi.
“Saya kira begini, Pak Uu itu latar belakangnya santri di Miftahul Huda dan keluarganya. Jadi kalau ada tamu ya wajar menyambut sebagai tuan rumah,” kata Ridwan Kamil.
Menurut Ridwan Kamil, kapasitas Uu di sana sebagai keluarga besar dari Miftahul Huda tidak perlu ditafsirkan dalam kapasitas lain-lain terutama urusan politik.
“Dan saya kira dalam kondisi hari ini siapapun yang ingin bersilaturahmi ya harus diterima karena sesuai syariat siapa yang bertamu harus kita hormati. Jadi kalau saya pun melakukan hal yang sama ke tempat lain juga harapannya disambut dengan baik,” paparnya. (rianto nurdiansyah)
Editor : suroprapanca

