Apresiasi Disnakertrans Jabar, Dukung Peningkatan Kompetensi Disabilitas
Sekretaris Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sukabumi Santri (53) mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), yang mendukung peningkatan kompetensi penyandang disabilitas di sektor UMKM.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Perkumpulan penyandang disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sukabumi Santri (53) mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), yang mendukung peningkatan kompetensi penyandang disabilitas di sektor UMKM.
Santri mengatakan, tidak sedikit penyandang disabilitas yang memang membutuhkan banyak ilmu dalam memasarkan produknya, khususnya di platform digital.
Maka dari itu kata Santri, dengan adanya bimbingan teknis bertajuk Digital Marketing bagi penyandang disabilitas Tahun 2024, dapat meningkatkan literasi mereka mengenai pola pemasaran di platform marketing.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini, karena dapat menambah ilmu. Bagaimana kami bisa menjual produk kami secara lebih luas," ujar Santri pada INILAH pada sela Bimtek di Hotel El Royale, Kota Bandung, Rabu 12 Juni 2024.
Apalagi kata dia, rerata penyandang disabilitas bergerak di bidang UMKM. Seperti dirinya, yang memproduksi keripik dan rengginang.
Harapannya melalui Bimtek ini, pasar produknya dapat dijangkau secara lebih luas. Tidak hanya di kawasan Kabupaten Sukabumi, tetapi juga nasional. Melalui platform market digital.
"Seperti saya, memang sangat butuh. Supaya produk bisa dijual lebih luas. Mudah-mudahan dari Bimtek ini kami dapat ilmu bermanfaat, untuk meningkatkan penjualan kami," ucapnya.
Mantan karyawan pabrik yang di PHK imbas dari pandemi Covid 19 ini berharap, kegiatan seperti Bimtek dapat terus dilaksanakan secara berkala. Supaya semakin banyak penyandang disabilitas yang terbantu, untuk terus mengembangkan usaha mereka.
"Kalau bisa diadakan rutin. Terus jumlah pesertanya juga lebih banyak. Tidak hanya perwakilan dari kota/kabupaten, karena kegiatan ini sangat penting bagi kami untuk mengembangkan usaha," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana


