Askrindo Syariah Gali Sumur Bor untuk 400 KK di Cililin KBB
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah bersama LMI Jakarta membangun sumur bor untuk 400 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Cililin, KBB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah bersama Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Jakarta membangun sumur bor untuk 400 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kepala Sekretaris Perusahaan dan Hukum Askrindo Syariah Catur Heru Putranto mengatakan, pembangunan sumur bor tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan air bersih yang berada di wilayah seluas 458,5 hektare.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan akses air yang lebih memadai, sekaligus mendukung aktivitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat.
“Yang kami lihat adalah kebutuhan masyarakat terhadap air bersih. Karena itu, kami berharap sumur bor ini bukan hanya menjadi fasilitas yang dibangun, tetapi benar-benar bisa digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan,” kata Catur dikutip dari Antara, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, dukungan terhadap penyediaan sarana air menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah penerima manfaat.
Kegiatan sosial itu diakuinya tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang diberikan setelah program selesai.
Peresmian sumur bor tersebut, juga menjadi momentum bagi Askrindo Syariah dan LMI untuk memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan sosial.
Askrindo Syariah didirikan pada akhir 2012 dan merupakan perusahaan penjaminan pembiayaan berbasis syariah pertama di Indonesia. Mayoritas saham perusahaan dimiliki PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).
Sejak 31 Maret 2020, Askrindo menjadi bagian dari holding BUMN asuransi dan penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG).
Saat ini, Askrindo Syariah memiliki 41 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. Perusahaan juga memperkuat layanan melalui transformasi digital dengan menerapkan host to host, Online System Application (OSA), dan mobile application (MAASya).
Editor : Doni Ramdhani

