INILAH, Bandung - Yeni Kusumawati, aparatur sipil negara pada Dinas Pendidikan Kota Bandung, sempat dikabarkan hilang. Dia selamat, tapi ironisnya sejumlah saudaranya jadi korban.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A Brillyana membenarkan kisah tersebut. Dia menyebutkan sempat tersiar kabar Yeni menjadi korban tsunami dan hilang di Anyer.
Namun, menurut Yayan, korban meninggal tersebut bukanlah Yeni, melainkan keluarga dari ASN Kota Bandung itu. "Saudaranya yang meninggal. Rida, Veny, Viko, dan Ita. Suaminya Bu Yeni sedang menjemputnya ke lokasi," tambah Yayan di Kota Bandung, Senin (24/12/2018).
Menurut Yayan, maksud kepergian Yeni ke Pantai Anyer yakni untuk bertamasya bersama keluarga besarnya sehari sebelum musibah tsunami terjadi.
"Bu Yeni, anak dan keluarga besar, tidak berikut suami, wisata ke Banten sejak hari Jumat 21 Desember 2018," ujarnya.
Yeni sendiri terdata sebagai ASN di lingkungan Pemkot Bandung. Dia merupakan tenaga pengajar di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.
"Ibu Yeni Kusumawati, ASN Disdik, JFU UPT 8 KPAD, sebelumnya Guru TK," tandasnya. (*)