ASPBJI Korwil Jabar Sukses Gelar Semiloka Nasional secara Daring
Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia atau ASPBJI Korwil Jabar bekerjasama dengan Universitas Nasional Pasim sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar & Lokakarya atau Semiloka Nasional secara daring pada hari Sabtu, 11 Februari 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia atau ASPBJI Korwil Jabar bekerjasama dengan Universitas Nasional Pasim sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar & Lokakarya atau Semiloka Nasional secara daring pada hari Sabtu, 11 Februari 2023.
Ketua ASPBJI Korwil Jabar Linna Meilia Rasiban mengatakan, Semiloka Nasional yang mengusung tema Project Based Learning (PBL) Menggunakan Buku Irodori itu diikuti 152 orang peserta dari seluruh Indonesia itu diikuti guru, dosen, pengajar pada lembaga kursus atau LPK mahasiswa S1 dan S2 serta umum.
Semiloka Nasional tersebut merupakan program bantuan untuk ASPBJI Korwil Jabar dari The Japan Foundation, Jakarta tahun fiskal 2022-2023 dengan melibatkan beberapa dosen dari beberapa universitas di Jawa Barat seperti UPI, Universitas Nasioanl Pasim, Universitas Kristen Maranatha, Unikom, dan Widyatama. Tahun ini di Universitas Nasioanl Pasim dipercaya sebagai penyelenggara kegiatan tahunan ASPBJI.
Semiloka Nasional ini bertujuan membahas dan mendiskusikan secara kritis berbagai kajian pengembangan Projek Based Learning secara luas dan kaitannya dengan pengajaran bahasa Jepang dengan buku Irodori. Selain itu untuk mempererat hubungan antara pengajar bahasa Jepang dan mewadahi pertukaran informasi penting terkait pengembangan pengajaran bahasa Jepang.
Irodori merupakan buku ajar bahasa Jepang dari The Japan Foundation yang ditujukan bagi orang yang berencana akan tinggal dan hidup di Jepang, sehingga dapat juga digunakan oleh orang yang pernah tinggal di Jepang maupun orang yang berencana pergi ke Jepang, sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
Buku Irodori dapat dipelajari secara mandiri bahkan melalui Kursus Online Bahasa Jepang Irodori secara berurutan dari awal, secara bertahap salah satunya dengan cara belajar secara efektif dengan mendengarkan audio berkali-kali dan melakukan shadowing (menirukan secara langsung ujaran bahasa Jepang yang didengar). Selain itu dapat juga berlatih berbicara dengan menggunakan video.
Wacana yang tersaji pada buku Irodori biasanya berupa pengumuman atau pemberitahuan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari yang berbetuk pamflet, artikel, dan sebagainya. Irodori juga dilengkapi dengan kompetensi dasar dalam bentuk Can-do untuk mengukur capaian pembelajaran.
Capaian pembelajaran can-do untuk selanjutnya bisa dikembangkan menjadi beberapa sub-capaian yang dirancang sistematis atau berjenjang untuk membantu pemelajar bahasa Jepang mencapai target kompetensi yang diinginkan. Adapun bentuk penilain pembelajaran berbasis projek berupa catatan harian, lembar kegiatan, laporan kelompok, artefak atau produk seperti karya otentik berupa poster, video, karya ilmiah, publikasi di medsos, internet, website atau youtobe.

Buku irodori sendiri dibuat untuk menjawab perkembangan teknologi saat ini menuntut para pengajar untuk dapat menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan efisien sekaligus juga menuntut para pengajar untuk dapat mengembangkan kemampuan pembelajarn melalui perangkat teknologi yang saat ini sudah berkembang begitu pesat yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran sehingga lebih menarik dalam mengenalkan bahasa dan budaya Jepang sekaligus memotivasi siswa dalam mengembangkan kemampuan bahasa Jepangnya. Tentu saja hal ini juga menuntut keaktifan pemelajar bahasa Jepang agar tujuan pemelajaran tercapai dengan baik.
Dengan memerhatikan kebutuhan tersebut, pembahasan dan kajian mengenai Projek Based Learing (PBL) pada pengajaran bahasa Jepang perlu diangkat sebagai bahan rujukan atau informasi bagi perkembangan pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia karena dalam PBL sangat dipengaruhi oleh keaktifan pemelajar sendiri dan menjadikan pemelajar sebagai subjek dan pusat pembelajaran yang menitikberatkan pada hasil akhir pembelajaran berupa produk.
Dalam hal ini, pemvelajar diberikan kebebasan untuk menentukan aktivitasnya sendiri, serta secara kolaburatif mengerjakan proyeknya sampai menghasilkan sebuah produk. Oleh karena itu, diperlukan adanya sharing pengetahuan mengenai pemelajaran bahasa Jepang dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) pada buku Irodori.
Semiloka daring ini menampilkan berbagai hasil penelitian para ahli dan penelitian tentang kajian-kajian yang berkaitan dengan bahasa, media pembelajaran, dan pendidikan bahasa Jepang seperti narasumber tenaga ahli dari Japan Foundation Morita Mamoru, perwakilan dari UPI Nuria Haritstiani.
Selain itu, pembicara pendamping dari Universitas Nasional Pasim Sigit Kurniawan dan Miranti Artarina.
Diharapkan dari hasil semiloka ini dapat menambah pengetahuan bagi pengajar maupun pemelajar bahasa Jepang untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jepang, khususnya di wilayah Jawa Barat juga seluruh Indonesia.***
Editor : Doni Ramdhani

