Atasi Maut di Jalur Tambang Bogor, Kantong Parkir Truk Beroperasi Bulan Depan
Kantong parkir truk tambang yang melintasi wilayah Kabupaten Bogor akan mulai berfungsi bulan depan. Ini salah satu solusi mengatasi karut-marut truk tambang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cibinong – Kantong parkir truk tambang yang melintasi wilayah kabupaten bogor akan mulai berfungsi bulan depan. Ini salah satu solusi mengatasi karut-marut truk tambang.
Penjabat Bupati Bogor, asmawa tosepu, sudah mengunjungi progres pengerjaan kantong parkir truk tambang itu. Dia pun yakin kantong parkir itu bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, mengungkapkan kantong parkir truk tambang dibangun di atas lahan Perhutani seluas 2,5-4 hektare. Prosesnya saat ini sedang cut and fill.
Dia menambahkan kantong parkir itu akan ada di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor. Keduanya yakni di Kecamatan Tenjo dan Kecamatan Parungpanjang.
“Kantong parkir, sebentar lagi sudah bisa dooperasionalkan. Ini solusi jangka pendek yang dilakukan oleh Pemkab Bogor, dengan meminjam lahan milik Perhutani,” ungkap Burhanudin kepada wartawan, Selasa, 8 Januari 2023.
Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengaku optimistis Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dapat menyelesaikan pembangunan kantong parkir untuk truk atau angkutan khusus tambang pada akhir Januari 2024.
"Artinya tidak menunggu lama Insya Allah paling lambat akhir Januari sudah bisa digunakan kantong parkir tersebut, itu adalah salah satu upaya ikhtiar kami dalam waktu jangka pendek,” kata Asmawa saat meninjau pembangunan kantong parkir di Tenjo.
Ia menyebutkan, peninjauan itu dilakukan untuk memastikan sejauh mana progres pembangunan kantung parkir untuk truk tambang sebagai upaya penyelesaian polemik operasional truk tambang di wilayah Parungpanjang dan sekitarnya.
“Kami kembali turun ke wilayah untuk memastikan progres pembangunan kantong parkir angkutan tambang, sedang dalam proses yang saat ini sudah progresnya di kisaran 60 persen," ujar Asmawa yang juga Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri.
Pekan lalu, ia juga turun ke Parungpanjang untuk memetakan strategi penanganan polemik di wilayah Parungpanjang karena truk tambang di wilayah tersebut kerap beroperasi di luar aturan.
"Hari ini kita cek langsung ke lokasi kantung parkir yang mudah-mudahan mulai besok pemadatan sudah bisa digunakan dalam rangka pembatasan jam operasional angkutan tambang," paparnya. (reza zurifwan)
Editor : Zulfirman

