Truk Tambang Bakal Beroperasi Lagi, Asmawa Tosepu Bakal Maksimalkan Kantong Parkir

Tak hanya meninjau arus lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu juga meninjau kantong parkir truk tambang di Kecamatan Parungpanjang dan Tenjo.

Truk Tambang Bakal Beroperasi Lagi, Asmawa Tosepu Bakal Maksimalkan Kantong Parkir
Asmawa Tosepu mengatakan, kantong parkir yang sudah dibangun jajarannya pada tiga bulan lalu harus lebih siap. Sebab, H+7 Idul Fitri nanti truk tambang akan beroperasi lagi di jalanan. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Tak hanya meninjau arus lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu juga meninjau kantong parkir truk tambang di Kecamatan Parungpanjang dan Tenjo.

Asmawa Tosepu mengatakan, kantong parkir yang sudah dibangun jajarannya pada tiga bulan lalu harus lebih siap. Sebab, H+7 Idul Fitri nanti truk tambang akan beroperasi lagi di jalanan.

"Kami akan tingkatkan kantong parkir truk tambang dari sebelumnya bisa menampung 200 unit truk tambang menjadi lebih maksimal," kata Asmawa Tosepu kepada wartawan Senin, 15 April 2024.

Pria asli Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara itu menuturkan bahwa rencananya kantong parkir kedepan bisa menampung 800 unit truk tambang.

"Kantong parkir ini jadi solusi jangka pendek untuk mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan truk tambang di Kecamatan Parungpanjang dan sekitarnya dan juga mendukung berlakunya dari Peraturan Bupati (Perbup) Bogor tentang Jam Operasional Truk Tambang," tuturnya.

Mengenai jalan khusus tambang, mantan Penjabat Wali Kota Kendari ini menjelaskan bahwa Pemkab Bogor sedang mencari 'jalan' terbaik.
"Sudah ada kesepakatan dengan Komisi V DPR-RI agar bisa pembangunan jalan khusus tambang akan dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui program Intervensi Jalan Daerah (IJD)," jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa pembangunan jalan khusus tambang akan berkesinambungan dengan upaya yang sudah dilakukan sebelumnya oleh konsorsium usaha tambang.

"Pembangunan jalan khusus tambang ini akan berkesinambungan, kemungkinan lahan yang sudah dibebaskan oleh konsorsium usaha tambang seluas 30 hektare akan dibayar dengan APBN," lanjut Asmawa Tosepu. (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani