Atlet NPCI KBB Jaenal Aripin Sabet Juara 2 di Grand Prix Para Athletics Tunisia
Atlet disabilitas asal KBB Jaenal Aripin menyabet juara kedua nomor lari 100 meter putra kelas T54 World Para Athletics Grand Prix 2026 Tunisia
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Prestasi gemilang kembali ditorehkan atlet disabilitas asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jaenal Aripin, di kancah internasional. Dia berhasil menduduki posisi juara kedua nomor lari 100 meter putra kelas T54 dalam ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 yang digelar di Tunisia.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi kado istimewa menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2026.
Tak cuma sekadar piala, pencapaian ini memiliki makna bagi karir dan perjalanan atletik paralimpik di . Ajang di Tunisia bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan jalan utama mengumpulkan poin peringkat dunia menuju kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028, sekaligus pemanasan untuk dua kejuaraan besar lainnya dalam waktu dekat.
Pasalnya, Jaenal hanya terpaut sedikit dari atlet asal Portugal, Mamudo Balde yang keluar sebagai juara pertama dalam kompetisi tersebut.
Ketua NPCI Kabupaten Bandung Barat, Kasep Ayatulloh Muhammad Aliyasir mengapresiasi kerja keras atlet binaannya namun sekaligus mengangkat tantangan ke depan. Di balik kebanggaan ini, ia menyebut dukungan berkelanjutan menjadi syarat mutlak agar prestasi serupa bisa terus terulang, terutama saat persiapan menuju ajang daerah dan Asia yang jadwalnya semakin dekat.
"Alhamdulillah, Jaenal Aripin berhasil meraih podium juara kedua dunia pada nomor 100 meter putra kelas T54. Ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia, Jawa Barat, dan khususnya Kabupaten Bandung Barat," ujar Kasep, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, keikutsertaan dalam Grand Prix Tunisia 2026 menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Asian Para Games 2026 di Jepang pada Oktober mendatang, sekaligus pemantapan jelang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026 yang digelar November ini di Kota Bandung.
"Prestasi ini menjadi modal berharga untuk persiapan menghadapi Asian Para Games 2026 dan Peparda VII Jawa Barat, di mana Jaenal akan memperkuat kontingen Kabupaten Bandung Barat," imbuhnya.
Kendati demikian, Kasep juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Bandung Barat di bawah kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail memberikan perhatian lebih pada aspek pembinaan dan pendanaan.
Ia meminta kepastian anggaran hibah untuk NPCI Kabupaten Bandung Barat tahun 2026 sangat dibutuhkan mengingat waktu persiapan yang semakin mendesak.
"Kami berharap ada kepastian terkait anggaran hibah NPCI tahun 2026 agar persiapan menuju Peparda VII Jawa Barat bisa lebih maksimal dan menghasilkan prestasi terbaik," tegasnya.
Saat ini, para atlet binaan NPCI Kabupaten Bandung Barat telah menjalani pemusatan latihan kabupaten sejak Januari 2026 hingga saat ini.
Sementara itu, Jaenal Aripin belum menutup perjuangannya di Tunisia setelah menyelesaikan nomor 100 meter, ia dijadwalkan kembali bertanding pada nomor lari 200 meter dan 400 meter.
Sekadar informasi, sebelum bertanding, kehadiran Tim Nasional Atletik Paralimpik Indonesia di Tunisia pun disambut hangat oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tunisia
Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, bersama jajarannya menyambut rombongan atlet di Bandara Internasional Carthage pada Sabtu (13/6/2026) sebagai bentuk dukungan penuh negara kepada para atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa.
Editor : Ahmad Sayuti


