Audiensi Langsung dengan Mensos, Cimahi Siap Gelar Konser Kesetaraan Inklusif Pertama dalam Rangkaian HDI 2025

Rencana Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira untuk mengadakan konser kesetaraan bagi para penyandang disabilitas di wilayahnya bukan sekadar isapan jempol belaka.

Audiensi Langsung dengan Mensos, Cimahi Siap Gelar Konser Kesetaraan Inklusif Pertama dalam Rangkaian HDI 2025

INILAHKORAN, Cimahi - Rencana Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira untuk mengadakan konser kesetaraan bagi para penyandang disabilitas di wilayahnya bukan sekadar isapan jempol belaka.

Pasalnya, orang nomor dua di Cimahi itu telah menyambangi langsung Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta pada Jumat 21 November 2025 kemarin.

Tak cuma itu, dalam kesempatan tersebut Adhitia juga melakukan audiensi guna membahas rencana peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang bakal dihelar di Cimahi.

"Perayaan HDI kali ini akan mengusung konsep inklusif dengan menghadirkan konser kesetaraan pertama yang bertujuan agar para penyandang disabilitas juga dapat menikmati acara tersebut," kata Adhitia, Minggu 23 November 2025.
 
"Jadi kami ingin membuat perayaan HDI ini menjadi wadah kolaborasi yang inklusif bagi seluruh warga Cimahi dengan latar belakang kultur yang beragam," jelasnya. 

Selain itu, sebut Adhitia, bakal ada penampilan teater dari anak-anak Sekolah Rakyat yang berkolaborasi dengan berbagai pihak non-APBD. 

"Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kolaborasi, kita bisa menciptakan kegiatan yang bermakna dan inklusif," tambahnya.
 
Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengapresiasi kegiatan yang memberikan penyadaran kepada publik tentang pentingnya layanan inklusif. 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye layanan inklusi yang penting.
 
"Penyandang disabilitas pun bisa berprestasi, dan kita harus memberikan dukungan serta kesempatan yang sama bagi mereka," kata Gus Ipul. 

Gus Ipul menuturkan bahwa Kementerian Sosial telah mengambil langkah-langkah untuk melakukan konsolidasi data terkait jumlah dan jenis penyandang disabilitas, mulai dari yang berat, sedang, hingga ringan.
 
"Dari data tersebut, kita bisa mengetahui berapa banyak penyandang disabilitas yang memerlukan perlindungan sosial dan rehabilitasi sosial," tuturnya. 

"Ini adalah cara kerja yang sistematis untuk memastikan bantuan yang tepat sasaran," jelasnya.
 
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, Totong Solehudin, Kepala Sentra Abiyoso Cimahi, Feri Afrianto, Ketua HIPMI Kota Cimahi, Aria Putra Perdana; dan Wakil Ketua Hepi+, Raden Raka Abdul Kamal Syafaat. *** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti