DARI Samurah bin Jundub radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menceritakan mimpi beliau,
Tadi malam saya melihat ada dua orang yang mendatangiku, lalu mereka memegang lenganku, kemudian mengajakku keluar ke tanah lapang. Kemudian kami melewati dua orang, yang satu berdiri di dekat kepala temannya dengan membawa gancu besi. Gancu itu dimasukkan ke dalam mulutnya, kemudian ditarik hingga robek pipinya sampai ke tengkuk. Dia tarik, lalu dia masukkan lagi ke dalam mulut dan dia tarik hingga robek pipi sisi satunya. Kemudian bekas pipi robek tadi kembali pulih dan dirobek lagi, dan begitu seterusnya.
Di akhir hadis, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dijelaskan Malaikat, apa maksud kejadian yang beliau lihat
Orang pertama yang kamu lihat, itu adalah seorang pendusta. Dia membuat kedustaan dan dia sebarkan ke seluruh penjuru dunia. Dia dihukum seperti itu sampai kiamat, kemudian Allah sikapi sesuai yang Dia kehendaki. (HR. Ahmad 20165 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
Di zaman internet, betapa mudahnya orang melakukan seperti yang disebutkan dalam hadis di atas. "Membuat kedustaan dan dia sebarkan ke seluruh penjuru dunia.." karena cukup dia share di internet atau melalui sms, atau jejaring sosial lainnya, berita itu sudah menyebar ke mana-mana.
Maka berhati-hatilah menyebarkan informasi dusta, apalagi atas nama syariat.
Allahu alam. [Ustadz Ammi Nur Baits]