Awas! Inilah 5 Jenis Gangguan Setan Ketika Kita Salat
Ada lima macam gangguan setan terhadap seseorang yang sedang menunaikan ibadah salat. Salah satunya, membuat lupa jumlah rakaat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
SETAN akan menggoda dan mengganggu kita, termasuk dalam salat. Setidaknya, ada 5 jenis gangguan setan ketika kita menunaikan ibadah mulia itu. Apa saja?
1. Was-Was Semasa Takbiratul Ihram
Saat mulai membaca takbiratul ihram "Allahu Akbar", ia ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sudah sah atau belum sah. Sehingga ada yang mengulanginya lagi dengan membaca takbir. Peristiwa itu terus menerus terulang, terkadang sampai imamnya hampir rukuk. Ibnul Qayyim berkata, "Termasuk tipu daya setan yang banyak menggangu mereka adalah was-was dalam ber-suci (berwudu) dan niat atau semasa takbiratul ihram dalam salat".
Baca Juga: MUI Imbau Umat Muslim Rapatkan Shaf Kembali Saat Salat Berjamaah, Ini Syaratnya
2. Tidak Khusyuk Ketika Membaca Bacaan dalam Salat
Sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yaitu Utsman bin Abil Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya setan telah hadir dalam salatku dan membuat bacaanku salah". Rasulullah menjawab, "Itulah setan yang disebut dengan Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah Ta'ala. Aku pun melakukan hal itu dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku". (HR. Muslim)
3. Lupa Jumlah Rakaat yang Telah Dikerjakan
Abu Hurairah berkata, "Sesungguhnya Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam telah bersabda, "Jika salah seorang dari kalian salat, setan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat yang ia telah lakukan. Apabila salah seorang dari kalian mengalami hal itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) semasa masih duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam". (HR Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Mau Hidup Tenang tanpa Utang, Baca Doa Ini, Diajarkan Nabi di Akhir Salat
4. Hadirnya Pikiran yang Mengganggu
Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Apabila dikumandangkan azan salat, setan akan berlari sambil terkentut-kentut sampai ia tidak mendengar suara azan tersebut. Apabila muazin telah selesai azan, ia kembali lagi. Dan jika iqamah dikumandangkan ia berlari. Apabila telah selesai iqamah, dia kembali lagi. Ia akan selalu bersama orang yang salat seraya berkata kepadanya, ingatlah apa yang tadinya tidak kamu ingat! Sehingga orang tersebut tidak tahu berapa rakaat ia salat". (HR Bukhari)
Baca Juga: Mengerjakan Salat Sunah ketika Azan Tiba
5. Tergesa-Gesa untuk Menyelesaikan Salat
Ibnul Qayyim berkata, "Sesungguhnya tergesa-gesa itu datangnya dari setan, karena tergesa-gesa adalah sifat gegabah, yang menghalangi seseorang untuk hati-hati, tenang dan santun serta meletakkan sesuatu pada tempatnya."
Tentu saja bila salat dalam keadaan tergesa-gesa, maka cara pelaksanaannya asal boleh. Asal boleh mengerjakan, asal selesai dan asal jadi. Tidak ada ketenangan atau tukmaninah. Pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ada orang salat dengan tergesa-gesa. Akhirnya Rasulullah memerintahkannya untuk mengulanginya lagi karena salat yang telah ia kerjakan belum sah.
Baca Juga: Akhiri Salat dengan Doa Ini, Insya Allah Terlindung dari Lilitan Utang
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya, "Apabila kamu salat, bertakbirlah (takbiratul ihram). Lalu bacalah dari Alquran yang mudah bagimu, lalu rukuklah sampai kamu benar-benar rukuk, lalu bangkitlah dari rukuk sampai kamu tegak berdiri, kemudian sujudlah sampai kamu benar-benar sujud dan lakukanlah hal itu dalam setiap rakaat salatmu". (HR Bukhari dan Muslim).***
Editor : inilahkoran

