Awasi Secara Ketat Kondisi Logistik Pemilu di Gudang Bulog, Panwascam Cimahi Selatan Ungkap Kondisi dan Datanya
Upaya pengawasan logistik Pemilu 2024 terus dilakukan secara ketat oleh penyelenggara Pemilu, termasuk Panwaslu Kecamatan Cimahi Selatan agar perhelatan pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar dan aman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Upaya pengawasan logistik Pemilu 2024 terus dilakukan secara ketat oleh penyelenggara Pemilu, termasuk Panwaslu Kecamatan Cimahi Selatan agar perhelatan pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar dan aman.
Selain mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017, lantaran lokasi penyimpanan logistik Pemilu 2024 yang berada di Gudang Bulog di Jalan Mahar Martanegara di Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan mengharuskan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Cimahi Selatan untuk terus melakukan pengawasan.
Termasuk, memastikan terjaminnya keamanan logistik Pemilu 2024 yang di simpan di Gudang Bulog yang disewa KPU Kota Cimahi.
"Upaya persiapan dan pengawasan yang kami lakukan dimulai pada 15 Oktober 2023, kami (Panwascam Cimahi Selatan) bersama Kapolsek Cimahi Selatan dan jajaran, serta stakeholder melakukan pengecekan awal kesiapan Gudang Bulog untuk penyimpanan logistik pemilu," ungkap Ketua Panwascam Cimahi Selatan, Endar Bono Suwarso saat ditemui di Sekretariat Panwascam Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jumat 1 Desember 2023.
Pada 16 Oktober 2023, sambung dia, Bawaslu, KPU Kota Cimahi dan stakeholder terkait melakukan pengecekan Gudang Bulog tersebut guna memastikan gudang tersebut layak untuk penyimpanan logistik Pemilu 2024 di Kota Cimahi.
"Hasil pengecekan itu, Gudang Bulog disewa KPU Kota Cimahi karena dinyatakan memenuhi syarat untuk dijadikan tempat penyimpanan logistik Pemilu 2024," jelasnya.
Ia menyebut, gudang tersebut juga dilengkapi kamera pengawas atau CCTV oleh KPU Kota Cimahi untuk memantau semua aktivitas yang berada di dalam dan sekitar gudang.
"Lokasi gudang berada di jalan utama, sehingga memudahkan mobilitas kendaraan baik untuk penerimaan maupun pengiriman logistik Pemilu," sebutnya.
"Kemudian gudang ini dipastikan tidak rawan banjir mengingat lokasinya cukup tinggi," ucapnya.
Ia menyebut, pada 16 Oktober 2023 KPU Kota Cimahi kali pertama menerima logistik Pemilu, yakni bilik suara sebanyak 6.250 pcs.
"Untuk kotak suara diterima kembali pada 2 November 2023 sebanyak 7.806 pcs. Kemudian, tinta sebanyak 3.120 botol," sebutnya.
Selanjutnya, penerimaan logistik berupa lem perekat sebanyak 3.139 pcs, ballpoint warna biru sebanyak 10.979 pcs, spidol kecil warna biru sebanyak 18.762 pcs dan spidol besar warna biru 12 pcs.
"Ada juga tanda pengenal KPPS sebanyak 10.920 pcs, tanda pengenal petugas kebersihan 3.120 pcs, tanda pengenal saksi 74.880 pcs, alat coblos 6.240 pcs dan karet sebanyak 780.548 pcs," paparnya.
Kemudian, pada 30 November 2023 logistik Pemilu berupa segel plastik kembali diterima dengan jumlah 40.560 pcs.
"Namun, jumlah segel yang diterima kurang 1 box yang berisi 200 pcs. Sebab, kalau dari surat jalan tertera 203, tapi yang diterima hanya 202 box," ujarnya.
Disinggung terkait kondisi terbaru logistik Pemilu hingga saat ini, pihaknya memastikan seluruh logistik masih aman lantaran dari sisi ketinggian penyimpanan lebih dari 1 meter dari permukaan tanah.
"Salah satu keunggulan gudang bulog, saya pernah belajar ilmu pergudangan. Jadi ada alat untuk mengetahui kelembaban karena fungsinya untuk menyimpan beras otomatis Rh sangat diperhatikan," paparnya.
Ia menjelaskan, Rh merupakan alat untuk mengetahui perkembangan jamur, kelembaban udara. Pada saat pengecekan sempat terjadi hujan deras pihaknya pun menyisir setiap sudut untuk mengetahui adanya kebocoran atau tidak.
"Untuk keamanan sendiri, ada pengaman dari KPU (Jagasaksana), Polsek, Polres, Koramil, hampir tiap hari berkoordinasi untuk mengetahui situasi terkini di gudang," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

