Prediksi Partisipasi Pemilih Bakal Meningkat, KPU Cimahi Catat Ada 1.000 Pemmilih Baru untuk Pilkada 2024 Kota Cimahi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi memprediksi bakal ada peningkatan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Kota Cimahi dibandingkan Pemilu 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi memprediksi bakal ada peningkatan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Kota Cimahi dibandingkan Pemilu 2024.
Pasalnya, berdasarkan data KPU Kota Cimahi potensi pemilih yang masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) mencapai 423.424 orang.
"Jumlah DP4 yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu mengalami penambahan dari daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024 yang hanya 416.734 orang," kata Koordinator Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi Jayadi Rahmat, Senin 8 Juli 2024.
Menurutnya, jika melihat data tersebut kemungkinan potensi pemilih pada Pilkada 2024 Kota Cimahi akan bertambah dibandingkan Pemilu 2024 lalu.
"Untuk menyusun data pemilih di Pilkada 2024 itu KPU Kota Cimahi saat ini sedang melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) berdasarkan DP4 yang sudah diterima," tuturnya.
"Kemudian proses tersebut dilakukan oleh petugas Pantarlih yang berjumlah 1.596 orang," sebutnya.
Jayadi menjelaskan, petugas Pantarlih bakal melakukan pembaruan data pemilih berdasarkan DPT dari sebelumnya yang tugasnya tertera dalam Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2024.
"Proses coklit petugas Pantarlih keliling ke masyarakat mendatangi rumah-rumah pemilih dan kita mencoklit berdasarkan data kependudukan seperti KK dan KTP," ucapnya.
Jayadi mengaku, sejauh ini proses coklit di Kota Cimahi sudah mencapai 60 persen dan tercatat sudah ada sekitar 1.000 orang pemilih baru.
Secara nasional, proses coklit ditargetkan rampung pada 24 Juli 2024. Namun, KPU Kota Cimahi menargetkan sepekan sebelum ketentuan itu prosesnya sudah rampung.
"Kalau target nasional 24 Juli, kalau kita punya target seminggu sebelum tanggal 24 Juli sudah beres. Seminggu kita pakai untuk evaluasi, perbaikan data dan sebagainya," paparnya.
Kemudian, terang Jayadi, hasil proses coklit ini bakal menjadi bahan untuk menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) Pilkada 2024 Cimahi.
Hasil proses coklit ini, lanjut dia, akan menjadi bahan untuk menetapkan dafftar pemilih sementara (DPS) Pilkada 2024. Nantinya DPS itu akan diumumkan kepada masyarakat. Namun, dalam proses itu masyarakat berhak untuk mengajukan tanggapan
"Setelah DPS dicatat lalu diumumkan kepada masyarakat. Apabila masih ada yang belum tercatat setelah DPS, nanti kan ada masukan-masukan baru proses ke DPSHP (daftar pemilih sementara hasil perbaikan). Itu bahan menjadi DPT nanti," jelasnya.
Berdasarkan hasil DP4 juga, sambung Jayadi, pihaknya sudah menetapkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilkada 2024 yang mencapai 816 titik. Jumlah TPS itu mengalami penyusutan dibandingkan Pemilu 2024 yang mencapai
1.560 titik.
"Jumlah TPS ada 816 yang sedang coklit. Bisa saja berubah lihat hasil coklit. Kan enggak bisa maksa kalau satu TPS lebih dari 600 pemilih harus bagi dua. Jumlah pemilih di Pilkada kan maksimal 600 per TPS," tandasnya. ***
Editor : JakaPermana

