Ayah Prada Lucky Tuntut Keadilan, Luapkan Emosi di Rumah Duka
Di rumah duka di Kupang, dengan peti jenazah Lucky yang dibungkus bendera merah putih berada di belakangnya, Christian menyampaikan tuntutan agar keadilan ditegakkan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Serma Christian Namo meluapkan kemarahan dan kekecewaannya terkait kematian putranya, Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI yang diduga tewas akibat penganiayaan oleh seniornya di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di rumah duka di Kupang, dengan peti jenazah Lucky yang dibungkus bendera merah putih berada di belakangnya, Christian menyampaikan tuntutan agar keadilan ditegakkan.
Ia bahkan mengucapkan pernyataan keras sebagai bentuk protes jika kasus ini tidak ditangani dengan adil.
“Merah putih bakar saja. Bubarkan negara. Percuma Indonesia ada kalau keadilan tidak ditegakkan. Tentara yang bicara, bukan main-main,” ujarnya dengan nada tegas dalam sebuah video dikutip Sabtu 9 Agustus 2025.
Dalam video tersebut, Christian juga menunjukkan dua anaknya yang masih kecil sambil mempertanyakan apakah mereka juga akan menjadi korban di masa depan.
“Ini anak saya, lihat ini. Apa harus ada korban lagi?” ucapnya penuh emosi.
kematian Prada Lucky kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang, sementara desakan dari keluarga untuk mengusut tuntas kasus ini semakin menguat.
Editor : Firda Rachmawati

