Ayah Taufik Hidayat Ngaku Pernah Dipukul Pakai Kayu hingga Jatuh Gegara Tak Ada Makan
Fakta baru bikin geram! Ayah Taufik Hidayat, Tata, mengaku pernah dipukul pakai kayu di kepala oleh anaknya sendiri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Fakta baru yang sangat mencengangkan dan menguras emosi publik kembali terungkap mengenai Taufik Hidayat, pelaku penyekapan serta penganiayaan keji terhadap kekasihnya, Yuvita.
Pria asal Nagreg tersebut ternyata tidak hanya kejam terhadap pasangannya, melainkan juga tega melakukan aksi kekerasan fisik yang membabi buta kepada ayah kandungnya sendiri, Tata.
Pengakuan memilukan ini mengonfirmasi status Taufik Hidayat sebagai residivis yang memiliki temperamen sangat buruk dan berbahaya sejak berada di lingkungan keluarga.
Kronologi Penganiayaan: Dihantam Kayu Saat Ayah Sedang Bertani
Tata membeberkan peristiwa kelam saat dirinya menjadi korban amukan sang anak. Insiden penganiayaan tersebut dipicu oleh perkara sepele, yakni ketika Taufik Hidayat yang saat itu sedang menganggur, merasa kesal karena tidak mendapati makanan di dalam rumah.
Alih-alih mencari makan dengan baik, Taufik justru menyambangi sang ayah yang tengah memeras keringat bekerja di ladang untuk meluapkan amarahnya secara beringas.
"Saya lagi macul di sawah dia lagi nganggur, belum makan enggak ada di rumah, dia datang ke sawah langsung mukul," ungkap Tata dalam YouTube Dedi Mulyadi.
Tanpa memikirkan status orang tua yang telah membesarkannya, Taufik langsung menghantam bagian vital kepala ayahnya menggunakan sebuah balok kayu.
"Pernah dipukul di kepala sama kayu," lanjut Tata menjabarkan tindakan sadis anaknya.
Beruntung Selamat berkat Bantuan Teman di Sawah
Akibat hantaman benda tumpul yang sangat keras di bagian kepala tersebut, Pak Tata langsung tersungkur ke tanah di area persawahan. Biadabnya, Taufik Hidayat sempat berniat untuk melanjutkan aksi penganiayaan tersebut saat sang ayah sudah tidak berdaya.
Nyawa Tata berhasil terselamatkan setelah beberapa rekan sesama petani yang berada di lokasi kejadian langsung bertindak cepat untuk melerai dan menghentikan aksi brutal pelaku.
"Langsung jatuh, untung ada temen di sawah pas saya mau dipukul lagi," kenang Tata mengingat momen mencekam tersebut.
Setelah aksi kekerasannya dilerai oleh warga kampung, Taufik Hidayat langsung melarikan diri untuk menghindari amukan massa dan pertanggungjawaban. Namun, selayaknya pola pelariannya dalam kasus Yuvita, Taufik akhirnya memilih kembali ke rumah setelah situasi mereda.
"Sempat kabur satu minggu habis itu balik lagi minta maaf," pungkas Tata.
Editor : Firda Rachmawati
