Ayahanda Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia: Sabar dan Kuat Rian

Ucapan belasungkawa mengalir kepada pemain bertahan Persib Rachmat Irianto atas meninggalja Bejo Sugiantoro akibat serangan jantung

Ayahanda Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia: Sabar dan Kuat Rian

INILAHKORAN, Bandung - Sabar dan kuat Rian. Itulah kata-kata yang banyak dilontarkan kepada gelandang Persib Bandung Rachmat Irianto.

Pasalnya, Rian-sapaan akrab Rachmat Irianto- baru ditinggal ayahandanya Bejo Sugiantoro. Mantan pemain Timnas Indonesia dan legenda Persebaya Surabaya itu meninggal dunia akibat serangan jantung saat bermain fun football di Lapangan SIER, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 25 Februari 2025.

Doa dan harapan dilontarkan banyak orang kepada Rian, termasuk keluarga besar Persib Bandung. Dari mulai manajemen, ofisial, jajaran pelatih hingga para pemain.

Sebagian besar meminta Rian untuk bersabar dan kuat. Apalagi saat ini pemilik nomor punggung 53 itu masih menjalani pemulihan pasca operasi ACL.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Persib turut berduka cita atas berpulangnya Bejo Sugiantoro, mantan pemain Tim Nasional Indonesia dan Persebaya Surabaya, yang juga ayahanda dari Rachmat Irianto. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala khilaf, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Turut berduka cita, Rian. Kami semua di Persib bersamamu,” tulis Persib di akun media sosialnya.

Tak hanya dari Persib Bandung, doa dan harapan disampaikan mantan pelatih dan pemain Maung Bandung Djadjang Nurdjaman.

“Untuk Rian, terima kenyataan ini, qodarullah, tetap semangat, teruskan cita-cita bapaknya karena saya tahu dia sangat-sangat mendukung sekali kiprah Rian sebagai pesepakbola,” ucap Djanur saat dihubungi.

Djanur mengaku memiliki kedekatan dengan Rian maupun Bejo. Sebab ia pernah menjadi bekerja sama dengan keduanya saat sama-sama membela Persebaya Surabaya pada musim 2018.

“Saya harap Rian bisa menunjukkan kepada sepak bola Indonesia, bahwa Rian adalah calon pemain yang besar, sesuai dengan harapan orang tuanya,” harapnya.

Doa yang sama diungkapkan Nova Arianto. Mantan pemain Persib yang kini menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17 itu bahkan mengaku terkejut mendengar kabar Bejo meninggal dunia.

“Yang pasti cukup kaget karena saya dapat kabar setelah selesai latihan dan masih belum percaya coach Bejo cepat dipanggil tapi saya percaya ini rencana Tuhan yang paling indah,” kata Nova.

Nova menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian Bejo dan keluarganya. “Untuk Rian terus semangat dan lanjutkan apa yang dicita-citakan coach Bejo. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga bisa ikhlas dan tabah menghadapi situasi ini,” harap Nova.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Ahmad Sayuti