Bacaleg Partai Nasdem Usulkan Bangun RSUD Caringin, Ini Alasannya...
Memiliki wilayah yang luas dengan jumlah penduduk mencapai 323.706 jiwa, Bacaleg Partai Nasdem kompak mengusulkan pembangunan RSUD Caringin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Memiliki wilayah yang luas dengan jumlah penduduk mencapai 323.706 jiwa, Bacaleg Partai Nasdem kompak mengusulkan pembangunan RSUD Caringin.
Dorongan pembangunan RSUD Caringin itu lantaran kapasitas RSUD Ciawi yang ada tak maksimal melayani masyarakat di selatan Kabupaten Bogor. Bacaleg Partai Nasdem menilai, banyak masyarakat di Kecamatan Caringin, Cigombong dan Cijeruk harus berobat ke Kabupaten Sukabumi maupun Kota Bogor.
"Saat kami sosialisasi, masyarakat Dapil 3 terutama Caringin, Cigombong, dan Cijeruk mengharapkan pembangunan RSUD Caringin. Hal itu karena kurang memadainya RSUD Ciawi dan Puskesmas di tiga kecamatan tersebut hingga warga yang sakit harus berobat ke rumah sakit yang ada di Kabupaten Sukabumi dan Kota Bogor," ujar Bacaleg Partai Nasdem untuk DPRD Kabupaten Bogor Indra Sukarna, Minggu 18 Juni 2023.
Ia yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Cijeruk (Cijeruk) itu bahkan punya pengalaman pahit, dimana warganya meninggal dunia karena pendarahan maupun terlambat dalam penanganan penyakitnya.
"Ibu hamil pernah meninggal karena pendarahan karena keterbatasan ruang rawat inap, lalu Ketua RT saya terpaksa dipulangkan karena keterbatasan ruang kelas III hingga meninggal dunia di rumahnya. Tiga kecamatan yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango dan Gunung Halimun Salak, sangat membutuhkan RSUD," tambah Indra Surkana.
Senada dengan itu, Bacaleg Partai Nasdem untuk DPR dari Kabupaten Bogor Asep Wahyuwijaya sangat setuju apabila Pemkab Bogor membangun RSUD Caringin, apalagi ketersediaan bed atau tempar tidur rawat inap di Kabupaten Bogor belum sesuai standar WHO.
"Sesuai standar WHO tempat tidur rawat inap rumah sakit di Kabupaten Bogor belum mencapai angka 6.000, atau kurang 2.500 tempat tidur lagi. Hingga usulan agar dibangun RSUD Caringin itu sangat masuk akal, dimana pelayanan RSUD Ciawi belum dirasa maksimal," kata Asep Wahyuwijaya.
Asep Wahyuwijaya menjelaskan, jika tak ada aset lahan, maka Pemkab Bogor bisa menggunakan lahan fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) developer perumahan seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido yang dimiliki MNC Land.
"Kalau lahan bisa dari penyerahan Fasos dan Fasum KEK Lido, sementara anggaran pembangunan RSUD Caringin bisa dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan belanja negara (APBN)," jelas Kang AW sapaan akrabnya.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

