Bachril Bakri Laksanakan GPM ke-37 Demi Pengendalian Inflasi di Kabupaten Bogor
Memaksimalkan pengendalian inflasi, Pemkab Bogor intens melakukan giat Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah yang padat penduduk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Memaksimalkan pengendalian inflasi, Pemkab Bogor intens melakukan giat Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah yang padat penduduk.
GPM juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang murah. Kegiatan pengendalian inflasi kali ini dilaksanakan di Kelurahan Nanggewer, Cibinong dan dihadiri Pj Bupati Bogor Bachril Bakri.
Beberapa komoditas yang tersedia di kegiatan GPM hari ini ialah beras medium sebanyak 2.300 kg, minyak goreng sebanyak 1.000 liter, gula pasir 740 kg, telur ayam ras sebanyak 600 kg, daging sapi sebanyak 100 kg. Kemudian daging ayam berjumlah 100 kg, bawang merah sebanyak 50 kg, bawang putih berjumlah 50 kg lalu cabai merah keriting sebanyak 30 kg dan cabai rawit merah sebanyak 30 kg.
Bachril Bakri mengatakan, pengendalian inflasi ini menjadi kebijakan nasional yang fokus dan gencar dilakukan mulai dari tingkat nasional, provinsi dan daerah se-Indonesia.
Pegendalian inflasi ini juga berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan semua kepala daerah se-Indonesia berkewajiban memantau perkembangan harga komoditas harga pangan setiap minggunya yang dipimpin langsung Kemendagri secara virtual.
“Hari ini selain mengecek perkembangan harga komoditas pangan, Pemkab Bogor melaksanakan kegiatan GPM bagi masyarakat. Kita pastikan melalui GPM, harga yang diberikan lebih murah sehingga masyarakat bisa terlayani dan kebutuhan bahan pokok masyarakat bisa terpenuhi, ada sedikitnya 20 komoditas yang tersedia di GPM ini,” kata Bachril Bakri kepada wartawan, Rabu 9 Oktober 2024.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Bambam Setiaji menjelaskan penyelenggaraan GPM ini yang ke-37 kalinya dari target 40 kali selama tahun 2024.
Dengan menyediakan sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang menjadi penyumbang inflasi adalah produk pangan yang mendapatkan subsidi berupa fasilitasi distribusi pangan dari Pemkab Bogor, sebesar Rp2.000 per kilogram.
“Sehingga harga jual produk yang tersedia di GPM menjadi lebih murah dibanding harga pasar. Kami harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan guna memudahkan masyarakat Kabupaten Bogor mendapatkan produk pangan murah dan berkualitas baik,” tukas Bambam Setiaji.
Editor : Doni Ramdhani
